Lando Norris mengambil alih pimpinan Grand Prix F1 Hungaria 2026 setelah strategi panjang dan insiden yang melibatkan Oscar Piastri mengubah persaingan dua pembalap McLaren pada fase kedua balapan.
Piastri merebut posisi terdepan pada start dan memimpin di depan Norris, sementara Charles Leclerc kehilangan beberapa posisi setelah memulai balapan dari baris depan. Max Verstappen dan Lewis Hamilton berada tepat di belakang dua McLaren dalam perebutan kelompok terdepan.
Hamilton menjadi pembalap pertama dari kelompok utama yang masuk pit pada lap ke-14 untuk beralih dari ban soft ke hard. Verstappen merespons satu lap kemudian, tetapi Ferrari berhasil membawa Hamilton keluar di depan pembalap Red Bull tersebut melalui rangkaian pit stop.

Verstappen segera merebut kembali posisi itu melalui pengereman terlambat di Tikungan 1 pada lap ke-16. Piastri dan Leclerc kemudian melakukan pit stop pada lap ke-17, sedangkan Norris memperpanjang stint hingga lap ke-18 untuk menciptakan perbedaan strategi.
Setelah fase pit stop pertama, Piastri dan Norris kembali mendekati satu sama lain di depan. Norris sempat melebar di Tikungan 4, tetapi segera memangkas kembali jaraknya dan menekan rekan setimnya ketika Piastri mulai mengeluhkan kondisi ban.
Piastri melakukan pit stop kedua pada lap ke-34, sementara Norris tetap berada di lintasan untuk membangun tyre offset. Strategi tersebut memberi Norris kesempatan menggunakan ban yang lebih segar pada fase akhir sekaligus mencoba mengambil posisi melalui overcut.
Titik balik terjadi pada lap ke-39 ketika Piastri bersenggolan dengan Carlos Sainz saat mencoba melewati mobil Williams tersebut. Kontak itu membuat Piastri kehilangan waktu penting, sementara steward kemudian menjatuhkan penalti lima detik kepada Sainz karena menyebabkan tabrakan.
Norris masuk pit pada lap berikutnya dan kembali ke lintasan di depan Piastri, mengambil net lead setelah strategi panjang McLaren memperoleh keuntungan dari waktu yang hilang rekan setimnya. Piastri menyampaikan frustrasinya melalui radio setelah insiden tersebut.
Norris kemudian melewati Kimi Antonelli pada lap ke-46 untuk mengambil posisi terdepan secara langsung. Antonelli saat itu belum menyelesaikan strategi dua pit stop sebelum akhirnya kembali masuk pada lap ke-54 dan menggunakan satu set ban hard baru.
Di belakangnya, Verstappen melakukan pit stop pada lap ke-42 dan kembali ke lintasan dengan keuntungan kondisi ban. Hamilton telah menyelesaikan pit stop keduanya lebih awal pada lap ke-31, juga menggunakan kompon hard untuk stint terakhir.
Balapan turut diwarnai masalah teknis bagi Cadillac. Valtteri Bottas mengalami kebakaran rem depan, sedangkan Sergio Perez melaporkan komponen suspensi yang bergerak sebelum kerusakan pada bagian depan kiri dikonfirmasi melalui tayangan ulang.
Dengan 16 lap tersisa, Norris berada dalam posisi kuat untuk mengonversi pole menjadi kemenangan, tetapi Piastri masih memiliki kesempatan mengejar melalui perbedaan kondisi ban. Strategi Antonelli, Verstappen, dan Hamilton juga berpotensi mengubah susunan kelompok depan pada fase akhir Grand Prix F1 Hungaria 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!