SPONSORED

Lando Norris Merasa Terusik Privasinya Diganggu Paparazzi

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Lando Norris Merasa Terusik Privasinya Diganggu Paparazzi TO NEWS OVERVIEW
Norris has been left frustrated by recent intrusions into his private life

Lando Norris, juara dunia Formula 1 yang sedang naik daun, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap invasi paparazzi yang terus membuntutinya di luar lintasan. Dalam wawancara terbaru, pembalap McLaren itu merasa 'terusik' karena momen-momen pribadinya menjadi konsumsi publik.

Ketenaran Norris meroket dalam 12 bulan terakhir, terutama setelah merebut gelar juara dunia. Namun, popularitas itu datang dengan harga mahal: para fotografer rela menunggu berjam-jam di depan klub malam atau restoran demi mendapatkan foto eksklusif. Puncaknya, Norris terlihat berlari meninggalkan The Twenty Two, klub anggota swasta di London, setelah bertemu dengan model dan influencer asal Amerika, Alix Earle.

"Saya semakin dewasa dan ingin bisa keluar rumah, bukan untuk berpesta, tapi sekadar makan malam dan bersosialisasi," ujar Norris. "Tahun lalu, saya habiskan waktu di rumah dengan bermain game, merasa seperti pecundang. Sekarang, saya lebih sering keluar dengan teman-teman, tapi semua itu terekam kamera dan tersebar di media sosial."

Kimi Antonelli: Kunci Kenaikan Levelnya di F1 2026
Baca JugaKimi Antonelli: Kunci Kenaikan Levelnya di F1 2026

Norris menegaskan bahwa ia memiliki hak untuk menikmati hidup di luar dunia Formula 1. Namun, batasnya jelas: ketika paparazzi mulai menguntitnya, ia merasa privasinya benar-benar terancam. "Saya pernah berkendara ke rumah teman di London dan sadar ada paparazzi yang mengikuti sepanjang jalan selama 40 menit. Itu pertama kalinya saya merasa hidup saya benar-benar 'diterobos'," katanya.

ADVERTISEMENT

Meski menerima tekanan sebagai bagian dari profesi, Norris menegaskan akan melawan jika batas itu dilanggar. "Saya tidak akan menerima orang-orang yang mengikuti saya. Itu aneh," tegasnya. Sikap ini menunjukkan kedewasaan Norris dalam mengelola ketenaran, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembalap juga manusia biasa.

Performa Norris di lintasan pun sedang menanjak. Kemenangannya di Grand Prix Hongaria membuktikan McLaren mulai menemukan ritme setelah awal musim yang sulit. Namun, di luar sirkuit, ia harus berjuang melawan 'musuh' yang tak terlihat: para pemburu sensasi.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU