Lando Norris mengakhiri sesi latihan bebas kedua (FP2) GP Italia dengan nada pesimistis. Pembalap McLaren itu hanya mampu menempati posisi keempat, tertinggal 0,384 detik dari George Russell (Mercedes) yang menjadi tercepat. Lebih dari itu, ia mengaku bingung dengan performa mobilnya yang justru lemah di tikungan yang sebelumnya diyakini bakal menjadi keunggulan.
"Tidak terlalu bagus, kami kesulitan dengan kecepatan," ujar Norris. "Sejujurnya, di tikungan yang kami harapkan kuat, kami malah buruk. Di tikungan yang kami perkirakan lemah, ternyata tidak terlalu buruk, tapi tetap saja tertinggal. Jadi, posisi kami saat ini tidak bagus. Kami lihat apa yang bisa dilakukan nanti malam."
Data GPS menunjukkan bahwa Norris dan rekan setimnya, Oscar Piastri, kehilangan waktu signifikan di lintasan lurus dibandingkan Russell. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya efisiensi aerodinamika mobil MCL40 atau perbedaan strategi penggunaan energi baterai. Norris juga mengindikasikan kehilangan hampir sepersepuluh detik di chicane Ascari yang cepat, padahal tikungan itu seharusnya menjadi kekuatan McLaren.

Namun, ada catatan positif: McLaren memperkenalkan sayap belakang berputar terbaru, yang disebut 'H-Wing', dan direktur teknis Neil Houldey mengonfirmasi bahwa komponen tersebut bekerja sesuai harapan. "Kami cukup senang dengan keseimbangan mobil antara sektor kecepatan tinggi dan rendah, meski kami masih tertinggal sekitar tiga persepuluh detik dari target," kata Houldey. "Fokus kami malam ini adalah menyempurnakan manajemen energi, karena masih ada peluang untuk menemukan waktu putaran melalui pengereman dan pelepasan yang lebih baik."
Norris yang datang dengan status juara bertahan dan dua kemenangan beruntun di Hungaria serta Belanda, kini mengakui bahwa peluangnya untuk meraih pole position di sirkuit Monza ini sangat tipis. "Ini akan lebih sulit dari sebelumnya, pasti," katanya. "Banyak pembalap di depan yang saling berdekatan. Mereka yang di belakang juga tidak terlalu jauh, jadi mereka bisa dengan mudah mengejutkan kami. Saya rasa kami tidak akan memperebutkan pole, tapi kami hanya perlu fokus untuk mendapatkan hasil yang layak."
Sementara itu, Ferrari juga menjadi ancaman serius setelah Charles Leclerc menempati posisi kedua di FP2, dengan peningkatan unit daya dan paket aerodinamika khusus untuk Monza. Persaingan di barisan depan diprediksi akan semakin ketat, dan McLaren harus bekerja keras semalaman untuk menemukan performa terbaiknya sebelum kualifikasi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!