Nicolo Bulega mungkin menjadi pembalap tercepat pada Jumat di WorldSBK Prancis, tetapi ia merasa masih ada ruang untuk berkembang pada Sabtu.
Bulega menjadi yang tercepat dengan selisih hampir 0,3 detik di FP1 dan menjadi satu-satunya pembalap yang mencatat waktu di kisaran 1 menit 35 detik di FP2. Performa ini membuatnya dijagokan untuk meraih pole position dan kemenangan di akhir pekan ini, tetapi ia mengaku perasaannya “bukan yang terbaik” setelah hari pertama di sirkuit yang menjadi ajang ia bisa mengunci gelar juara WorldSBK 2026 secara matematis.
“Awal yang bagus untuk posisi, tapi sejujurnya feeling-nya bukan yang terbaik. Saya ingin meningkatkan beberapa hal karena saya merasa bisa lebih cepat, tapi agak sulit sekarang untuk perasaan ini,” kata Bulega kepada WorldSBK.com setelah FP2 di Prancis.

Pembalap Ducati itu menambahkan bahwa motornya terasa terlalu menguras tenaga di sirkuit ini. “Saya ingin lebih presisi dan berkendara dengan gaya yang lebih natural. Kami mencoba setelan berbeda di FP2 dibandingkan pagi tadi. Di beberapa area saya suka, tapi di area lain kurang. Jadi, saya rasa itu bukan cara yang tepat untuk meningkatkan performa. Saya ingin memperbaiki hal lain, jadi kami harus mencoba lagi besok pagi,” jelasnya.
Dengan keunggulan 133 poin atas rekan setimnya, Iker Lecuona, Bulega berada di posisi kuat untuk merebut gelar. Sementara itu, Lecuona mengaku membawa elemen setelan MotoGP ke WorldSBK akhir pekan ini setelah menjadi pengganti di Gresini Ducati tahun ini. Lecuona juga mengalami kecelakaan pada Jumat sore yang ia sebabkan oleh ban yang belum siap.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!