Advertisement Sportrik
15s

Kubu Max Verstappen Tanggapi Pemecatan Christian Horner dari Red Bull

Notifikasi
Kubu Max Verstappen Tanggapi Pemecatan Christian Horner dari Red Bull
© XPBimages

Pemecatan Christian Horner sebagai prinsipal tim dan CEO Red Bull Racing memicu reaksi dari kubu Max Verstappen. Manajer Verstappen, Raymond Vermeulen, menegaskan bahwa keputusan ini tidak mengubah fokus tim untuk meningkatkan performa di lintasan. SPORTRIK menganalisis pernyataan Vermeulen dan implikasinya bagi masa depan Verstappen di tengah spekulasi kepindahan ke Mercedes.


Berbicara kepada surat kabar Belanda De Telegraaf, Vermeulen mengungkapkan bahwa kubu Verstappen telah diberi tahu sebelumnya mengenai pemecatan Horner. “Kami telah diinformasikan sebelumnya oleh manajemen Red Bull bahwa keputusan ini telah diambil,”

Ancaman Hujan GP Jepang 2026 Berkurang untuk Pembalap
Baca JugaAncaman Hujan GP Jepang 2026 Berkurang untuk Pembalap
ujar Vermeulen. “Terserah Red Bull untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasannya. Kami tetap fokus pada sisi olahraga dan mencari performa lebih baik agar bisa kembali ke puncak. Dalam hal itu, tidak ada yang berubah.”


ADVERTISEMENT

Pernyataan ini menegaskan sikap netral kubu Verstappen, menjaga fokus pada kompetisi di musim 2025 yang sulit, di mana Red Bull hanya meraih dua kemenangan dan tertinggal 288 poin dari McLaren di klasemen konstruktor. Vermeulen menolak berkomentar lebih lanjut tentang alasan pemecatan, menyerahkan tanggung jawab kepada Red Bull GmbH untuk memberikan klarifikasi.


Horner, yang memimpin Red Bull Racing sejak 2005, dipecat setelah 20 tahun membawa tim meraih enam gelar konstruktor dan delapan gelar pembalap, termasuk empat gelar beruntun Verstappen (2021-2024). Pemecatan ini terjadi setelah performa tim menurun drastis di musim 2025, dengan mobil RB21 yang sulit dikendalikan dan performa Yuki Tsunoda yang hanya menyumbang tujuh poin dalam sembilan balapan. Konflik internal juga memainkan peran, terutama setelah kontroversi 2024 terkait tuduhan perilaku tidak pantas terhadap Horner, yang dibatalkan setelah dua investigasi independen.

ADVERTISEMENT


Ketegangan antara Horner dan Jos Verstappen, ayah Max, menjadi sorotan sejak 2024, ketika Jos memperingatkan bahwa tim bisa “hancur” jika Horner tetap bertahan. Meski Jos kemudian menyebut hubungan mereka membaik, laporan terbaru menunjukkan bahwa kubu Verstappen mendorong restrukturisasi kepemimpinan sebagai syarat Verstappen bertahan jangka panjang.


ADVERTISEMENT

Pemecatan Horner memicu spekulasi baru tentang masa depan Verstappen, yang terikat kontrak hingga 2028 tetapi memiliki klausul performa yang memungkinkannya keluar jika finis di luar posisi tiga besar pada Agustus 2025. Saat ini, Verstappen berada di posisi ketiga, hanya unggul sembilan poin dari George Russell (Mercedes). Mercedes, di bawah Toto Wolff, secara terbuka menyatakan minat untuk merekrut Verstappen, terutama menjelang regulasi mesin baru 2026.


Namun, Vermeulen menegaskan bahwa pemecatan Horner “tidak mengubah apa pun” terkait komitmen Verstappen, setidaknya dalam jangka pendek. Beberapa pengguna di media sosial menilai keputusan ini sebagai kemenangan kubu Verstappen, dengan salah satu akun menyatakan, “Red Bull memilih Max daripada Horner,” merujuk pada performa buruk tim dan kepergian figur kunci seperti Adrian Newey dan Jonathan Wheatley.

ADVERTISEMENT


Laurent Mekies, yang menggantikan Horner, menghadapi tugas berat untuk membalikkan performa tim. Dengan pengalaman di Ferrari dan Racing Bulls, Mekies diharapkan membawa stabilitas. Sementara itu, Alan Permane mengambil alih posisi Mekies di Racing Bulls, menjaga kontinuitas manajerial. Fokus Red Bull kini tertuju pada peningkatan RB21 dan persiapan proyek mesin 2026 bersama Ford, yang diakui Horner tertinggal dari rival seperti Mercedes dan Ferrari.


ADVERTISEMENT

Pernyataan kubu Verstappen menunjukkan sikap pragmatis di tengah pergolakan Red Bull. Dengan Laurent Mekies memimpin, tim harus segera bangkit untuk mempertahankan Verstappen dan kembali kompetitif. Bagikan pendapat Anda tentang masa depan Red Bull dan Verstappen di kolom komentar SPORTRIK! Ikuti pembaruan Formula 1 terbaru bersama kami.


ADVERTISEMENT
Klasemen FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
George Russell
George Russell Mercedes
51
2
Andrea Kimi Antonelli
Andrea Kimi Antonelli Mercedes
47
3
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
34
4
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
33
5
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
17
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
15
7
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
9
8
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
8
9
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
8
10
Arvid Lindblad
Arvid Lindblad Racing Bulls
4
Klasemen FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
98
2
Ferrari
Ferrari
67
3
McLaren
McLaren
18
4
Haas F1 Team
Haas F1 Team
17
5
Racing Bulls
Racing Bulls
12
6
Red Bull
Red Bull
12
7
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
10
8
Audi
Audi
2
9
Williams
Williams
2
10
Aston Martin
Aston Martin
0

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU