Formula 1, Sportrik Media – George Russell mencatat waktu tercepat pada sesi pagi hari ketiga tes pramusim Formula 1 2026 di Bahrain, membawa Mercedes-AMG Petronas memimpin di atas Lewis Hamilton dan Max Verstappen.
Hamilton menjadi pembalap pertama yang keluar lintasan untuk Scuderia Ferrari, menggantikan Charles Leclerc setelah sesi sebelumnya. Hampir seluruh tim segera mengikuti, dengan Lance Stroll menjadi yang terakhir keluar bersama Aston Martin. Beberapa tim memanfaatkan aero rake dan flow-vis paint dalam run awal guna memvalidasi korelasi aerodinamika di bawah regulasi baru 2026.
Sesi sempat dihentikan oleh bendera merah pada akhir jam pertama ketika Valtteri Bottas menghentikan mobil Cadillac di lintasan. Setelah mobil berhasil dievakuasi, program pengujian kembali berjalan normal.
Beberapa pembalap mulai meningkatkan intensitas. Gabriel Bortoleto mengalami momen melebar di tikungan terakhir bersama Audi, disusul oleh slide ringan dari Liam Lawson di area yang sama untuk Racing Bulls. Bottas kembali ke lintasan dengan sisa waktu satu jam lebih, berusaha mengejar jumlah lap yang tertinggal.
Russell tidak hanya memimpin waktu putaran tetapi juga mencatatkan mileage tertinggi, menunjukkan pemulihan performa Mercedes setelah masalah power unit pada hari sebelumnya yang membatasi lap Kimi Antonelli. Catatan waktu 1m33.918 milik Russell menjadi yang tercepat sepanjang tes pertama Bahrain, unggul 0,291 detik atas Hamilton.
Verstappen menempati posisi ketiga untuk Red Bull Racing, diikuti Oliver Bearman dari Haas F1 Team, Oscar Piastri bersama McLaren Racing, Franco Colapinto untuk Alpine, serta Carlos Sainz dari Williams Racing.
Lawson menutup sesi di posisi kedelapan dengan jumlah lap tertinggi sebanyak 84 putaran. Bortoleto, Stroll, dan Bottas melengkapi klasifikasi sebelum jeda makan siang satu jam. Sesi sore terakhir tes pertama dijadwalkan dimulai pukul 15.00 waktu setempat, dengan Mercedes, Red Bull, Williams, Haas, Audi, dan Cadillac melakukan pergantian pembalap.
Sesi pagi ini menunjukkan peningkatan stabilitas operasional dan validasi data penting bagi sebagian besar tim, dengan Russell menetapkan tolok ukur awal menjelang simulasi performa yang lebih representatif pada sesi berikutnya.














Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!