Formula 1, Sportrik Media – George Russell menilai Red Bull Racing memiliki keunggulan yang “cukup menakutkan” atas rival-rivalnya menjelang dimulainya musim Formula 1 2026.
Selama tes pramusim di Bahrain, paket teknis Red Bull menarik perhatian paddock, khususnya terkait efisiensi power unit yang dikembangkan bersama Ford. Tim asal Milton Keynes itu membangun unit tenaga sendiri untuk pertama kalinya, dan sejumlah pembalap serta pejabat tim mengindikasikan adanya keunggulan signifikan dalam manajemen energi dan deployment.
Di tengah sorotan terhadap isu rasio kompresi mesin Mercedes AMG Petronas, Russell menilai perhatian seharusnya diarahkan pada performa Red Bull di lintasan.
“Saya tidak terlalu terlibat dan tidak tahu banyak soal isu rasio kompresi itu,” ujar Russell kepada media termasuk RacingNews365.
“Saya rasa tidak ada yang seharusnya melihat ke arah kami. Yang harus dilihat adalah mobil paling kompetitif di grid saat ini, yaitu Red Bull.”
Russell menyebut selisih performa dalam deployment energi bisa mencapai setengah hingga satu detik per lap, sebuah margin yang menurutnya signifikan dalam era regulasi baru.
“Mereka bukan hanya sedikit lebih cepat. Anda berbicara tentang setengah hingga satu detik dalam deployment sepanjang satu lap. Itu cukup menakutkan.”
Menurutnya, keunggulan tersebut tidak semata berasal dari aerodinamika, melainkan kombinasi antara perangkat keras dan strategi penggunaan energi.
“Mereka selalu mampu menghasilkan mobil yang sangat baik dalam 15 tahun terakhir, bahkan ketika mesin mereka tidak yang terbaik. Tes ini membuka mata banyak dari kami,” tambah Russell.
Russell juga menyoroti data GPS dari tim saudara Red Bull, Racing Bulls, yang menggunakan power unit sama dan menunjukkan kecepatan tinggi di lintasan lurus. Hal ini, menurutnya, menjadi indikasi bahwa faktor utama bukan hanya sasis atau pengaturan drag.
“Jika sebuah mobil jauh lebih cepat di lintasan lurus, itu bisa karena tenaga mesin, deployment energi, atau drag. Tetapi ketika Racing Bulls dengan unit yang sama juga sangat kuat di lintasan lurus, itu menunjukkan bahwa keunggulan bukan hanya dari sasis, melainkan dari perangkat keras dan deployment.”
Dengan musim 2026 yang akan dimulai dalam waktu dekat, Russell menyiratkan bahwa Red Bull telah menetapkan tolok ukur awal yang signifikan, memaksa rival-rivalnya untuk merespons cepat dalam pengembangan sebelum balapan pembuka.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!