Pekan balap penentuan gelar juara dunia Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez ternyata menyimpan cerita perjuangan berat bagi Kimi Antonelli. Pembalap muda asal Italia tersebut harus melalui serangkaian sesi latihan hingga kualifikasi sambil menahan kondisi fisik yang jauh dari kata prima akibat masalah kesehatan.
Menyongsong rangkaian akhir pekan yang berpotensi mencatatkan sejarah baru sebagai juara dunia termuda, persiapan sang pembalap Mercedes sempat terganggu pada hari Kamis. Ia bahkan harus absen dari kewajiban media demi memulihkan kondisi tubuhnya yang mendadak drop sebelum turun ke lintasan.
Ketika berbicara kepada awak media mengenai kondisinya, Antonelli mengakui bahwa ia sempat mengalami situasi yang cukup parah. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan beristirahat secara maksimal menjelang sesi-sesi penting penentu grid start balapan hari Minggu.

"Keadaannya sangat buruk saat itu," ungkap Antonelli mengenai kondisinya. "Saya mengalami demam tinggi dan masalah pada perut, jadi semuanya sama sekali tidak mudah. Sekarang saya sudah merasa lumayan, hanya saja energi saya masih terasa sangat rendah."
"Saya merasa cukup kelelahan, jadi sangat penting bagi saya untuk mencoba tidur dengan nyenyak karena saya tidak bisa tidur dengan baik beberapa hari terakhir ini. Semoga besok saya memiliki energi yang lebih banyak," tambahnya.
Meski kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya, performa pembalap bernomor mobil #12 ini di atas lintasan tetap patut diacungi jempol. Ia berhasil mengamankan posisi kelima pada sesi kualifikasi hari Sabtu, yang kemudian naik satu strip ke posisi keempat menyusul penalti grid yang dijatuhkan kepada Max Verstappen.
Memulai balapan dari barisan kedua memberikan keuntungan tersendiri, terutama mengingat Autodromo Hermanos Rodriguez memiliki trek lurus menuju Tikungan 1 yang merupakan salah satu yang terpanjang dalam kalender musim ini. Namun, tantangan terbesar bagi sang kandidat juara adalah menghindari kekacauan di tikungan pertama yang terkenal sangat krusial dan berisiko tinggi.
"Ini adalah lintasan lurus yang sangat panjang menuju Tikungan 1, jadi yang terpenting adalah melakukan start dengan baik," ujar Antonelli mengulas strategi balapannya. "Harapannya kita bisa naik beberapa posisi. Tentu saja, kita juga harus menghindari masalah karena Tikungan 1 selalu sangat rumit."
"Jika kami mendapatkan start yang bagus, kami memiliki peluang besar untuk melaju ke depan. Kecepatan balap kami memang belum sekuat Ferrari, tetapi saya rasa kami tetap bisa meraih hasil yang baik," pungkasnya optimistis menatap peluang mengunci gelar.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!