F1, Sportrik Media - Kimi Antonelli memicu red flag pada sesi pagi hari terakhir tes pramusim F1 di Bahrain International Circuit setelah mobil Mercedes miliknya berhenti tak lama usai Tikungan 10. Insiden tersebut terjadi tepat setelah melewati fase pertengahan sesi.
W17 yang dikemudikan pembalap Italia itu tampak kehilangan deployment energi sebelum akhirnya berhenti di sisi lintasan. Hingga saat ini, penyebab pasti gangguan tersebut belum diumumkan secara resmi oleh tim. Kendati demikian, sebelum insiden reliabilitas tersebut, Antonelli menjalani sesi yang kompetitif dan konsisten.
Ia telah menyelesaikan 49 lap dan berada di posisi kedua daftar waktu sementara dengan catatan 1:33.916, hanya terpaut sedikit lebih dari dua persepuluh detik dari waktu tercepat milik Charles Leclerc yang mencetak 1:33.689 bersama Ferrari.

Antonelli sebelumnya mencatatkan waktu tercepat sepanjang dua rangkaian tes resmi di Sakhir dengan 1:32.803 pada sesi sore sebelumnya. Catatan tersebut memperkuat posisi Mercedes sebagai salah satu favorit pramusim, meski tim juga berada di tengah sorotan terkait isu rasio kompresi unit daya mereka.
Dalam konteks regulasi 2026 yang sangat menekankan keseimbangan energi antara mesin pembakaran dan sistem listrik, indikasi hilangnya deployment menjadi perhatian teknis signifikan. Stabilitas sistem energi menjadi elemen kunci dalam korelasi performa jangka panjang dan konsistensi balapan.
Pembalap berusia 19 tahun itu dijadwalkan menyerahkan mobil kepada rekan setimnya, George Russell, pada sesi siang hari terakhir pengujian. Sisa waktu lintasan akan menjadi krusial bagi Mercedes untuk memastikan evaluasi menyeluruh sebelum memasuki seri pembuka musim.
Dengan fase tes pramusim mendekati akhir, setiap gangguan reliabilitas berpotensi memengaruhi kesiapan awal tim. Mercedes kini dihadapkan pada tugas mengklarifikasi sumber masalah serta memaksimalkan sisa sesi guna menjaga momentum kompetitif menjelang dimulainya musim F1 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!