Takamoto Katsuta tidak mendapatkan banyak kenangan indah dari rangkaian reli Amerika Selatan. Dua reli terakhir, Rally Paraguay dan Rally Chile, berakhir dengan cara yang sama: crash di awal dan harus bangkit dari keterpurukan. Tapi di balik kekecewaan, ada pelajaran berharga yang ia petik.
Di Paraguay, Katsuta langsung tersingkir di stage pertama setelah kecelakaan. Harapannya meraih poin pupus seketika. Namun, ia tidak menyerah. Di Chile, ia berhasil mengumpulkan tiga poin berharga: satu dari Super Sunday dan dua dari Power Stage. Meski jumlahnya kecil, ia tetap bersyukur.
Pelajaran dari Amerika Selatan
Katsuta mengakui bahwa dua reli tersebut memberikan pelajaran keras. "Hal-hal kecil bisa menghancurkan seluruh reli. Terutama jika awal reli tidak ideal, tentu sulit. Tapi Anda harus tetap kuat, karena jika Anda mulai mundur atau takut, Anda kehilangan ritme. Lalu Anda tidak bisa memperjuangkan apa pun," ujarnya.

Pembalap Toyota itu menekankan pentingnya mental tangguh. "Anda harus tetap kuat. Apa pun bisa terjadi pada siapa saja. Itu yang saya pelajari. Biasanya, saya terlalu menyalahkan diri sendiri, tapi kali ini saya harus melihat ke depan dan memikirkan bagaimana bangkit lebih kuat di reli berikutnya," tambahnya.
Di Chile, Katsuta didampingi co-driver James Fulton, yang menggantikan Aaron Johnston yang cedera di Paraguay. Katsuta memuji Fulton. "Dia sangat, sangat bagus. Tidak ada keluhan dan kesulitan sama sekali. Dia melakukan pekerjaan dengan baik, dan itu sangat mengesankan," pujinya.
Power Stage dan Lompatan Spektakuler
Di Power Stage penutup reli, Katsuta melompat dengan jarak yang mengesankan. Ia mengaku sempat ragu dan bertanya berkali-kali kepada Fulton. "Saya bertanya pada James: 'Kamu yakin? Boleh saya lompat? Kamu benar-benar yakin?' Dia hanya bilang, 'Ya, ya, lakukan saja,'" kenang Katsuta sambil tertawa.
Meski hasilnya belum ideal, Katsuta tetap optimistis. Ia menghargai dukungan tim dan bertekad untuk bangkit. "Saya masih sangat menghargai semua dukungan dari tim," tutupnya.
Perjuangan Katsuta di WRC musim ini memang penuh liku. Namun, semangatnya untuk tidak menyerah patut diacungi jempol. Kita tunggu aksinya di reli berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!