SPONSORED

Dacia Desak Regulasi Mobil Kecil UE Dilonggarkan

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Dacia Desak Regulasi Mobil Kecil UE Dilonggarkan
TO NEWS OVERVIEW
Dacia Desak Regulasi Mobil Kecil UE Dilonggarkan

CEO Dacia, Katrin Adt, menyuarakan kegelisahan industri otomotif Eropa. Dalam wawancara dengan Autocar, ia menyatakan bahwa regulasi yang semakin ketat justru menaikkan harga kendaraan dan menggerus vitalitas pasar otomotif Uni Eropa. Bagi Adt, beban regulasi kini menekan segmen mobil kecil yang seharusnya menjadi tulang punggung mobilitas terjangkau.

Sejak 2019, Eropa kehilangan sekitar tiga juta unit mobil dan pasar tak pernah pulih ke level prapandemi. Adt menggambarkan dampak berantai yang terasa hingga ke 10 pabrik serta jutaan komponen seperti ban, jok, dan wiper. Menurutnya, seperempat anggaran riset dan pengembangan Dacia serta tenaga insinyur kini tersedot untuk memenuhi regulasi, dengan sekitar 107 aturan tambahan yang harus dipenuhi hingga akhir dekade ini.

Adt pun mengusulkan perlunya setidaknya moratorium aturan baru untuk mobil berukuran kecil. Ia menilai beberapa fitur canggih yang diwajibkan justru kurang dirasakan manfaatnya oleh konsumen. Senada, CEO Renault Fabrice Cambolive menyebut situasi ini sebagai tsunami regulasi dan menginginkan moratorium selama sepuluh tahun. Dengan begitu, upaya industri bisa difokuskan pada keterjangkauan harga dan elektrifikasi.

Volvo XC60 dan XC90 Plug-in Hybrid Jarak Jauh: Sampai 200 Km
Baca JugaVolvo XC60 dan XC90 Plug-in Hybrid Jarak Jauh: Sampai 200 Km

Pernyataan ini muncul di tengah transisi besar menuju elektrifikasi yang menuntut investasi masif. Produsen seperti Dacia dan Renault berjuang menjaga harga tetap kompetitif, terutama di segmen mobil kecil yang marginnya tipis. Regulasi emisi dan keselamatan yang terus bertambah dianggap memperberat posisi mereka, terutama saat permintaan pasar belum sepenuhnya pulih.

ADVERTISEMENT

Jika tuntutan ini tidak direspons, bukan tidak mungkin pilihan mobil murah di Eropa semakin menyusut. Dampaknya bukan hanya pada produsen, tetapi juga konsumen yang mengandalkan kendaraan terjangkau untuk mobilitas harian. Dacia dan Renault tampaknya ingin memastikan bahwa transisi menuju masa depan bebas emisi tidak meninggalkan sebagian besar konsumen di belakang.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU