Jorge Martin mengaku mendapat kejutan besar terkait kondisi lengan kanannya setelah sesi latihan bebas MotoGP Austria di Red Bull Ring, Jumat. Pembalap Aprilia itu masuk akhir pekan ini dengan status pemimpin klasemen bersama Marc Marquez, namun bayang-bayang operasi masih menghantui.
Martin mengalami arm pump saat race Misano pekan lalu, yang membuatnya kehilangan peluang bersaing di depan. Kini, ia menjalani latihan intensif untuk memperkuat lengan dan berharap bisa menghindari meja operasi. Hasilnya sejauh ini positif: ia mencatatkan waktu tercepat kelima, hanya terpaut 0,222 detik dari Pedro Acosta yang mendominasi dua sesi latihan.
“Bagus,” ujar Martin singkat tentang kondisi lengannya. “Sejujurnya, ini kejutan besar. Semua yang saya lakukan selama seminggu ini berhasil dengan baik, dan saya merasa jauh lebih baik. Masih akan menjadi tanda tanya sampai Minggu setelah balapan, tapi hari ini saya merasa sangat baik, dan saya harap ini tidak akan menjadi masalah selama akhir pekan.”

Meski demikian, Martin belum bisa memastikan apakah ia akan menjalani operasi pekan depan. Jika memilih operasi, ia hanya punya waktu maksimal sepuluh hari untuk pulih sebelum sesi latihan bebas MotoGP Jepang. “Anda tidak pernah tahu kapan operasi. Itu sebabnya saya sedikit takut untuk operasi,” akunya. “Karena semuanya bisa baik dan mungkin setelah satu minggu saya sudah bisa naik motor. Tapi bisa juga buruk, dan saya tidak punya kenangan indah dari masa lalu. Jadi saya harus pintar dan cerdas dengan keputusan ini.”
Di sesi latihan, Martin tampil kompetitif. Ia menyelesaikan long run dengan konsisten dan merasa lebih kuat dibanding musim lalu. “Saya merasa baik. Dalam hal pace, saya berada di grup terdepan—salah satu yang terkuat tanpa Pedro. Dia tampak sangat kuat, dengan lap super cepat dan pace yang sangat cepat,” ujarnya. “Tapi saya merasa cukup kuat. Saya bisa melakukan long run yang panjang, mencoba konstan, dan saya merasa baik. Saya tahu di mana harus meningkatkan, jadi jika kami melakukan langkah kecil ini, itu bisa membantu saya di seluruh trek, dan saya bisa menutup celah itu.”
Rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, harus puas di posisi kesembilan. Sementara itu, Marc Marquez yang menjadi rival utama Martin di klasemen, juga menunjukkan kecepatan dengan berada di depan Martin di sesi latihan.
Dengan kondisi lengan yang membaik, Martin berharap bisa terus tampil maksimal dan mempertahankan posisinya di puncak klasemen. Namun, keputusan soal operasi tetap menjadi momok yang bisa memengaruhi perjalanan musimnya. Satu hal yang pasti, Martin akan berusaha semaksimal mungkin di Red Bull Ring sebelum mengambil keputusan besar.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!