SPONSORED

Jorge Martin: 'Saya Tak Pernah Jadi Favorit' di MotoGP 2026

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Jorge Martin: 'Saya Tak Pernah Jadi Favorit' di MotoGP 2026
TO NEWS OVERVIEW
Jorge Martin says he's not at his top level in the MotoGP title fight © Gold and Goose

Jorge Martin mengejutkan paddock MotoGP dengan pernyataan jujur: meski memimpin klasemen, ia merasa bukan favorit juara. Pembalap Aprilia itu mengaku belum berada di level terbaiknya menjelang Grand Prix San Marino di Misano akhir pekan ini.

Martin saat ini unggul 19 poin atas Marc Marquez, dengan Marco Bezzecchi di posisi ketiga terpaut 24 poin. Namun, keunggulannya tergerus setelah hasil kurang memuaskan di Aragon, dan ia belum meraih kemenangan sejak GP Prancis. Hanya dua podium dari enam balapan terakhir menjadi alarm bahwa konsistensinya mulai goyah.

“Saya rasa saya tidak pernah menjadi favorit,” ujarnya pada Kamis. “Saya tidak merasa memiliki kecepatan yang cukup untuk bertarung memperebutkan kemenangan setiap akhir pekan. Saya perlu terus meningkatkan diri. Tentu saja, kami semua di sini untuk menang.”

Jorge Martin Tak Mau Dianggap Favorit di MotoGP Misano 2026
Baca JugaJorge Martin Tak Mau Dianggap Favorit di MotoGP Misano 2026

Pernyataan ini mencerminkan kerendahan hati sekaligus kejujuran seorang pembalap yang tengah berjuang menemukan performa terbaiknya. Martin mengakui bahwa di sesi latihan ia sering kehilangan tiga hingga empat persepuluh detik. “Saya masih belum berada di level teratas. Tapi percayalah, saya berusaha keras menemukan kecepatan itu, untuk bertarung dengan pembalap-pembalap ini merebut gelar,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Menatap Misano, Martin berharap bisa bangkit. Ia pernah menang di GP San Marino sebelumnya, dan yakin Aprilia akan cepat di trek ini. “Aragon tidak terlalu kuat, tapi saya harap di sini kami bisa bangkit. Ini trek yang saya nikmati di masa lalu. Aprilia juga menang di sini musim lalu di sprint dengan Marco, dan mereka kompetitif. Tapi Marc juga menang di sini, jadi levelnya selalu sangat kuat di Misano; semua orang sangat cepat,” jelasnya.

Meski belum merasa 100%, Martin tetap optimistis. “Saya merasa siap; kami bekerja keras untuk membangun kecepatan, dan saya harap bisa bertarung lagi dengan yang terdepan. Sepanjang tahun, banyak pembalap naik turun. Masih musim yang panjang, tapi sepertinya kami [tiga teratas] sedikit di depan. Saya masih belum merasa 100%. Ada balapan di mana saya merasa sangat kuat, di lain saya kesulitan. Saya perlu memahami ini dengan baik jika ingin terus bertarung memperebutkan gelar. Saya rasa ada beberapa balapan mendatang yang sangat bagus untuk saya.”

Dengan tekanan dari Marquez dan Bezzecchi yang terus membayangi, pernyataan Martin ini bisa menjadi cambuk atau justru bumerang. Yang jelas, persaingan gelar MotoGP 2026 semakin memanas, dan Misano akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas sang pemimpin klasemen.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU