Malam pertengahan musim panas di Jyvaskyla, Finlandia. Suara mesin memecah keheningan, dan di sudut jalan Urhonkatu, seorang polisi tersenyum melihat Toyota GR Supra melintas keluar dari pusat kota. Mobil itu tidak sekadar melintas; ia meluncur menyamping, hampir 90 derajat dari arah laju, dengan ban belakang yang menyala terang. Anak emas kota itu, Kalle Rovanpera, benar-benar kembali ke kampung halamannya.
Beberapa waktu lalu, saat berbincang dengan DirtFish di tengah Rally Finland, Rovanpera menyebut ada proyek menarik yang sedang ia siapkan. Proyek itu kini terwujud: sebuah video berjudul "Dream Run". Video ini dirilis sehari setelah kepergian sebagian besar paddock WRC dari kota, meski beberapa nama seperti Takamoto Katsuta, Roope Korhonen, Juha Kankkunen, dan Harri Rovanpera masih bertahan. Kota pun bersiap untuk sesuatu yang luar biasa.
Bagi Rovanpera Jr., ini adalah kesempatan untuk membayar penghormatan kepada para pahlawannya di dunia drifting urban. Tumbuh besar menonton Ken Block membangun legenda Gymkhana dan Mad Mike berkeliling dunia, ia terinspirasi untuk menciptakan sesuatu yang serupa. Proyek ini memakan waktu lebih dari satu tahun, melibatkan Pemerintah Kota Jyvaskyla, dan menjadi semacam "dream drive" bagi sang juara dunia.

"Ide pertama muncul beberapa tahun lalu," ujar Rovanpera kepada DirtFish. "Butuh waktu untuk benar-benar masuk ke tahap perencanaan. Setahun yang lalu kami mulai serius, dan dari nol hingga produk jadi memakan waktu sekitar satu tahun. Syutingnya sendiri tiga hari penuh, siang dan malam. Secara keseluruhan, ini proyek impian, karena Anda tidak akan pernah bisa mengemudi dan drifting di tempat-tempat seperti ini."
Rovanpera menggabungkan semua elemen yang ia sukai, bekerja sama dengan sutradara Niko Hirvimaki yang juga penggemar mobil. "Sangat menyenangkan bisa drifting di sekitar Jyvaskyla. Semua lokasi yang kami pilih adalah tempat impian untuk drifting. Awalnya kami ragu apakah bisa mendapat izin di semua lokasi, tapi akhirnya kami mendapatkannya. Sangat keren bisa mengemudi dengan jalan tertutup dan semuanya berjalan lancar. Terima kasih banyak kepada polisi dan semua pihak yang membuat ini terjadi."
Video ini diambil di antara Laukaa dan Jyvaskyla, termasuk ramp Tourula, persimpangan antara E63 dan E75, dua jalan utama Finlandia tengah. Ramp ini memiliki tikungan dan camber yang indah, telah dilalui Rovanpera ratusan kali dengan mobil jalanan, World Rally Car, Rally1, dan tentu saja saat menuju kemenangan legendaris di Rally Finland 2025. Namun, belum pernah dilalui seperti ini: dengan kecepatan penuh, ban berasap, dan Supra yang menari di aspal.
Proyek ini bukan sekadar video drifting biasa. Ini adalah perayaan budaya otomotif, penghormatan pada sejarah, dan bukti bahwa hasrat pada kecepatan bisa menyatukan komunitas. Rovanpera, yang dikenal sebagai pembalap rally paling berbakat generasinya, menunjukkan sisi lain dirinya: seorang penggemar mobil yang tumbuh dengan VHS Gymkhana dan kini menciptakan warisannya sendiri. Dream Run bukan hanya tentang drifting; ini tentang mimpi yang menjadi kenyataan.
Dengan dukungan penuh dari kota dan antusiasme yang luar biasa, Dream Run menjadi bukti bahwa motorsport tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga seni dan ekspresi. Rovanpera telah menambahkan bab baru dalam buku kehidupannya, dan kita semua diundang untuk menyaksikannya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!