Joan Mir secara mengejutkan berhasil mengamankan satu tempat langsung di sesi Q2 dalam rangkaian Grand Prix Malaysia setelah absen dalam empat balapan terakhir akibat masalah fisik yang menderanya sejak September lalu.
Pembalap andalan Honda ini tampil kompetitif di sesi latihan bebas hari Jumat di Sirkuit Sepang, finis di posisi sepuluh besar dan menunjukkan bahwa kerja keras selama masa pemulihan cederanya membuahkan hasil manis di lintasan.
Juara dunia MotoGP 2020 tersebut mengakui bahwa hasil ini jauh di luar prediksinya mengingat ia harus melewatkan seri-seri sebelumnya di Austria, Jepang, Indonesia, dan Australia karena masalah penglihatan serta kelelahan ekstrem yang memaksanya menepi dari paddock.

Dalam wawancara bersama kolaborator Manuel Pecino, ia mengungkapkan betapa emosionalnya momen kembalinya ini ke garasi tim Jepang tersebut, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah ganjaran setimpal atas ketekunannya bangkit dari periode sulit.
Namun di balik kegembiraan mengamankan tiket Q2, pembalap Spanyol itu melontarkan kritik tajam mengenai kondisi lintasan Sepang yang dinilainya sudah berada di ambang batas aman untuk melaju dengan kecepatan tinggi.
Dilansir dari Motosan.es, ia dengan tegas memperingatkan pihak pengelola dan promotor kejuaraan bahwa permukaan trek memerlukan perhatian serius demi keselamatan para pembalap kelas utama.
Meskipun kondisi fisiknya masih tanda tanya untuk balapan jarak penuh akhir pekan ini, ia merasa mentalnya jauh lebih segar dan siap menghadapi tantangan lanjutan bersama motor RC213V.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!