Pembalap senior Lewis Hamilton menegaskan niatnya untuk terus membalap di ajang Formula 1 dalam waktu yang cukup panjang, dengan catatan ia tetap mampu mempertahankan level kompetitifnya di lintasan balap kelas dunia.
Pernyataan tersebut mencuat ketika Lewis Hamilton mendapat pertanyaan mengenai peluangnya tampil di ajang Grand Prix Afrika yang baru diumumkan di Rwanda, yang direncanakan paling cepat mulai tahun 2030 mendatang.
Menanggapi tantangan usia yang akan menginjak pertengahan 40-an pada saat GP Rwanda digelar, Lewis Hamilton dengan tegas menepis keraguan mengenai potensi pensiun dini dari kejuaraan jet darat paling bergengsi di dunia ini.

"Pertama-tama, Anda tidak pernah memiliki orang seperti saya di sini selama 70 tahun. Saya merasa bahwa saya diciptakan secara berbeda," ujar Lewis Hamilton menjelang akhir pekan balapan GP Meksiko, merespons pertanyaan seputar masa depan kariernya di Formula 1.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai mitos mengenai penurunan waktu reaksi seiring bertambahnya usia berhasil dipatahkan lewat performa nyatanya di atas trek, di mana ia masih mampu bersaing secara ketat melawan para pembalap muda yang usianya terpaut jauh.
Kendati demikian, sang juara dunia beberapa kali ini mengakui bahwa ia tidak akan ragu untuk mundur jika performa serta kecepatan murninya mulai mengalami penurunan drastis di masa mendatang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!