James Wharton secara resmi akan kembali membela Trident pada musim Formula 2 2027, setelah menyelesaikan musim terakhirnya bersama Prema di Formula 3. Pengumuman ini menandai langkah strategis bagi pembalap Australia tersebut, yang sebelumnya sempat memperkuat tim berbasis di Milan itu pada 2025 dalam satu balapan di Lusail. Dengan demikian, Wharton menjadi bagian dari perombakan lini pembalap Trident yang juga telah mengikat Freddie Slater, runner-up F3, untuk musim mendatang.
Kepindahan ini tidak terlepas dari performa Wharton yang konsisten di ajang junior. Selama dua tahun terakhir di F3, ia menorehkan dua kemenangan dan empat podium, meski harus bersaing ketat di grid yang kompetitif. Prestasinya tersebut membuat Trident yakin untuk memberinya kursi penuh, terutama setelah ia menunjukkan adaptasi cepat saat debutnya di F2 bersama tim yang sama pada 2025. Langkah ini sekaligus menandai berakhirnya kerja sama Wharton dengan Prema, tim yang membesarkan namanya di Formula Regional Eropa.
“Saya tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata apa arti kesempatan ini bagi saya untuk 2027,” ujar Wharton dalam pernyataan resminya. “Bisa kembali ke TRIDENT setelah membalap dengan mereka pada 2025 adalah sesuatu yang sangat istimewa. Kami bekerja sangat baik bersama; ini tim bergengsi yang telah melakukan pekerjaan hebat dalam beberapa musim terakhir. Saya tidak sabar untuk bergabung dan terus bekerja keras selama musim dingin, agar tiba di 2027 dalam kondisi terbaik. Terima kasih banyak kepada Giacomo dan Maurizio karena telah memberi saya kesempatan mengendarai mobil mereka dan menjadi bagian dari tim. Saya tidak akan pernah cukup berterima kasih kepada TRIDENT: saya sangat menantikan babak baru dalam karier saya.”

Sambutan positif juga datang dari Giacomo Ricci, Team Manager Trident. “Kami sangat senang mengumumkan bahwa James Wharton akan membalap di kejuaraan FIA Formula 2 2027 bersama Trident Motorsport. Kami mengenalnya pada akhir 2025, saat ia debut bersama kami di F2, dan sejak itu kami terus mengikuti perkembangannya dengan saksama. James telah menunjukkan kecepatan, talenta, dan determinasi besar. Musim yang baru saja berakhir memungkinkannya matang dan kami yakin kerja sama yang akan kami jalani akan membantunya membuat lompatan besar ke depan.”
Bagi Trident, merekrut Wharton merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk kembali bersaing di papan atas F2. Tim yang bermarkas di Milan itu memang dikenal produktif mencetak pembalap muda, dan kombinasi Wharton-Slater diharapkan memberikan dorongan teknis maupun mental. Sementara itu, bagi Wharton, ini adalah peluang emas untuk membuktikan diri di level yang lebih tinggi setelah menimba ilmu di F3. Pengalaman satu balapan di Lusail 2025 lalu menjadi modal berharga, meski ia belum mencetak poin kala itu.
Dengan kepastian ini, pasar pembalap F2 untuk 2027 mulai menghangat. Beberapa tim lain diperkirakan segera menyusul mengumumkan susunan pembalap mereka, terutama menjelang akhir musim 2026. Wharton sendiri masih memiliki sisa musim F3 bersama Prema, dan ia diharapkan dapat menutup kariernya di ajang tersebut dengan hasil maksimal sebelum fokus penuh ke F2. Kepindahan ini juga menjadi sinyal bahwa Trident serius ingin mengembalikan kejayaannya di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!