Colton Herta telah mengambil keputusan penting terkait masa depannya di Formula 2. Pembalap Amerika Serikat itu secara implisit mengonfirmasi bahwa ia tidak akan kembali ke ajang tersebut untuk musim 2027. Keputusan ini muncul setelah musim debut yang penuh liku bersama tim Hitech.
Herta, yang juga menjabat sebagai pembalap cadangan untuk tim Cadillac F1, mengalami kesulitan besar di musim perdananya. Ia sempat mengalami kecelakaan hebat saat kualifikasi di Madrid, yang membuatnya tidak fit untuk mengikuti balapan Sprint dan Feature di sirkuit baru tersebut. Insiden itu menjadi salah satu pukulan terberat dalam kampanyenya.
Beralih dari IndyCar, di mana ia mencetak banyak kesuksesan, Herta datang ke F2 pada musim 2026 dengan ambisi besar menuju Formula 1. Tahun ini, ia dijadwalkan mengikuti empat sesi latihan bebas F1, dengan sesi pertama di Barcelona, lalu dua sesi tambahan di Hungaria dan Italia. Namun, untuk memenuhi syarat mendapatkan kursi F1, ia masih membutuhkan dua poin Super Licence tambahan, yang biasanya dikumpulkan dari hasil di kategori junior dan sesi FP1.

Saat ini, Herta berada di peringkat 19 klasemen pembalap F2 dengan hanya 26 poin. Jumlah itu tidak cukup untuk memberinya poin menuju Super Licence. Menanggapi kesulitan yang dihadapi, Herta mengaku sudah menduga tantangan berat ini. “Saya sudah memperkirakan banyak hal. Saya selalu tahu standarnya sangat tinggi,” ujarnya. “Saya pernah bersaing dengan pembalap yang sukses di Formula 2, dan juga dengan mereka yang pindah dari F2 ke IndyCar dan tampil baik. Jadi saya tahu betapa cepatnya mereka. Tidak ada keraguan sejak awal bahwa ini akan menjadi tantangan.”
Sebagian besar dari 96 poin kejuaraan Hitech disumbangkan oleh rekan setimnya yang lebih berpengalaman, Ritomo Miyata. Pembalap Jepang itu telah mengumpulkan 70 poin dari delapan balapan, termasuk kemenangan dan podium di Madrid. Ketika ditanya tentang tantangan terbesar tim, Herta menyatakan, “Sulit untuk mengatakan. Tapi satu hal yang jelas: kami harus meningkatkan diri. Kami tidak cukup cepat di hampir semua aspek, dan itu membuat frustrasi. Namun saya hanya bisa bekerja pada hal-hal yang bisa saya pengaruhi, memberikan yang terbaik, dan membantu tim sebisa mungkin.”
Herta menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat untuk kembali ke F2 untuk musim berikutnya. “Saya pikir kita tunggu saja. Tapi saya tidak tertarik untuk satu tahun lagi di Formula 2,” tegasnya. Pernyataan ini membuka spekulasi tentang kemungkinan kembalinya ia ke IndyCar, di mana ia pernah meraih sukses besar. Keputusan ini juga menjadi sinyal bahwa Herta ingin segera mengejar peluang di F1, meski jalannya masih terjal.
Dengan performa yang belum sesuai harapan, masa depan Herta di dunia balap kursi tunggal kini menjadi tanda tanya. Apakah ia akan kembali ke Amerika dan melanjutkan karier di IndyCar, atau tetap berjuang di Eropa demi mimpi F1? Yang jelas, ia tidak melihat F2 sebagai bagian dari rencananya. Kita tunggu langkah selanjutnya dari pembalap yang pernah dijuluki sebagai salah satu talenta terbaik Amerika ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!