MotoGP, Sportrik Media - Jack Miller, pembalap Pramac Yamaha, menyambut perpanjangan kontraknya hingga 2026 dengan antusias, siap memainkan peran kunci dalam pengembangan mesin V4 baru Yamaha untuk MotoGP. Dengan pengalaman balapan bersama Honda, Ducati, dan KTM, Miller membawa wawasan unik untuk membentuk era baru Yamaha.
Peran Miller dalam Proyek V4 Yamaha
Miller menegaskan keinginannya untuk terlibat dalam proyek V4 Yamaha, yang akan debut pada 2026. "Saya sangat ingin menjadi bagian dari proyek ini, terutama dengan apa yang akan datang," ujar Miller kepada MotoGP.com. Ia menilai mesin inline M1 saat ini telah mendekati batas potensinya, sehingga mesin V4 menawarkan peluang baru. "Jika kami mulai dari posisi yang sama seperti sekarang, siapa tahu batasnya sampai mana," tambahnya.

Dengan pengalaman mengendarai berbagai merek motor, Miller mampu memberikan masukan berharga. "Saya telah mengendarai hampir semua merek. Saya bisa memilih elemen terbaik dari setiap merek untuk memberikan informasi yang jelas dan mendalam," jelasnya. Proyek V4 akan diuji perdana oleh pembalap penguji Augusto Fernandez di Misano akhir pekan depan, diikuti oleh uji coba Quartararo dan pembalap lain pasca-balapan.
Fokus pada Perkembangan Mesin Inline Saat Ini
Meski fokus pada V4, Miller menekankan pentingnya pengembangan mesin inline saat ini untuk mentransfer data ke proyek baru. "Kami akan terus mengembangkan strategi elektronik dan lainnya selama akhir pekan balapan untuk diterapkan pada motor baru," katanya. Miller juga berupaya memaksimalkan poin di lintasan yang kompetitif. "Kami sudah punya beberapa balapan bagus tahun ini, meski ada juga yang mengecewakan. Finis di lima besar sangat menyenangkan," ungkapnya.
Prospek Proyek V4 Yamaha
Proyek V4 Yamaha menandai langkah besar untuk bersaing di MotoGP 2026. Dengan Miller sebagai salah satu penggerak utama, tim berharap dapat membangun motor yang kompetitif dari nol. Meski waktu uji coba V4 masih dirahasiakan, debut Fernandez di Misano akan menjadi tolok ukur awal. Miller optimistis, namun mengakui tantangan panjang di depan. "Ada banyak hari kerja keras, tapi itulah yang saya nikmati," tutupnya.
Ke depan, Yamaha akan mengandalkan pengalaman Miller untuk mempercepat pengembangan V4, dengan harapan kembali ke papan atas MotoGP. Akhir pekan di Misano akan menjadi langkah awal menuju era baru ini.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!