Advertisement Sportrik
15s

Isack Hadjar Ungkap Percakapan Helmut Marko Usai Debut Red Bull

Isack Hadjar Ungkap Percakapan Helmut Marko Usai Debut Red Bull
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Isack Hadjar mengungkapkan dirinya sempat berbicara dengan mantan penasihat Red Bull Racing, Helmut Marko, setelah menjalani debutnya bersama tim utama pada Grand Prix Australia 2026. Pebalap Prancis tersebut menjalani akhir pekan pertamanya bersama tim Milton Keynes sebagai rekan setim Max Verstappen.

Promosi Hadjar ke tim utama datang setelah performa impresifnya bersama Racing Bulls pada musim 2025. Pada debutnya bersama Red Bull di Melbourne, Hadjar langsung menarik perhatian dengan meraih posisi ketiga pada sesi kualifikasi sebelum balapannya berakhir lebih awal akibat masalah teknis pada mobil.

Meskipun gagal menyelesaikan balapan, Hadjar menilai akhir pekan debutnya tetap memberikan banyak hal positif. Ia mengakui Red Bull saat ini masih tertinggal dari rival utama seperti McLaren dan Ferrari, namun tetap optimistis tim memiliki potensi untuk bersaing di posisi kompetitif.

Lewis Hamilton Akui Ferrari Kalah Tenaga dari Mercedes di China
Baca JugaLewis Hamilton Akui Ferrari Kalah Tenaga dari Mercedes di China

“Saya masih senang. Kami memang belum secepat McLaren atau Ferrari, itu terlihat jelas pada hari Minggu,” kata Hadjar kepada media termasuk RacingNews365.

ADVERTISEMENT

“Tetapi kami masih memiliki potensi untuk bertarung di posisi yang baik. Saya hanya mengambil sisi positifnya. Start dari posisi ketiga di kualifikasi adalah awal yang sangat baik bagi saya.”

Pebalap berusia 21 tahun itu juga menjelaskan bahwa ekspektasinya sebelum akhir pekan debut sebenarnya cukup realistis, mengingat keterbatasan jarak tempuh yang ia miliki selama pengujian pramusim di Bahrain. Meski demikian, Hadjar merasa mampu menjalani akhir pekan dengan cukup solid tanpa kesalahan berarti.

“Saya bahkan tampil sedikit lebih baik dari yang saya harapkan. Saya tidak memiliki banyak lap di Bahrain, tetapi untuk akhir pekan pertama, saya tidak membuat kesalahan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

“Start balapan juga sangat baik, jadi saya melakukan yang terbaik sampai akhirnya kami mengalami masalah teknis.”

Hadjar menambahkan bahwa umpan balik dari tim sangat positif setelah akhir pekan tersebut. Ia juga mengungkapkan sempat berbicara langsung dengan Helmut Marko mengenai performanya dalam debut bersama Red Bull.

Ketika ditanya apakah Marko terkesan dengan penampilannya, Hadjar menjawab sambil tertawa bahwa tokoh senior Red Bull tersebut jarang menunjukkan kepuasan secara terbuka.

ADVERTISEMENT

“Dia tidak pernah terkesan,” kata Hadjar.

Namun dalam wawancara dengan media Austria Krone Zeitung, Marko justru memberikan pujian terhadap pebalap mudanya tersebut.

“Putaran kualifikasinya sangat luar biasa, tetapi sayangnya ia mengalami masalah teknis saat balapan,” ujar Marko.

ADVERTISEMENT

“Tujuannya bukan untuk langsung mengalahkan Max, melainkan belajar. Namun sejauh ini, selain masa terbaik Sergio Perez, dia mungkin yang paling dekat dengan Verstappen.”

Hadjar kembali turun lintasan pada akhir pekan Grand Prix China dan mencatatkan posisi ke-10 pada Sprint Qualifying di Shanghai. Hasil tersebut menunjukkan tantangan baru bagi Isack Hadjar dalam proses adaptasinya bersama Red Bull Racing sepanjang musim Formula 1 2026.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU