SPONSORED

Honda Bawa Upgrade Mesin F1 di Zandvoort, Target Utama Tenaga

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Honda Bawa Upgrade Mesin F1 di Zandvoort, Target Utama Tenaga TO NEWS OVERVIEW
Honda Bawa Upgrade Mesin F1 di Zandvoort, Target Utama Tenaga

Honda akan membawa upgrade pertama mereka untuk power unit Formula 1 musim 2026 saat balapan di Zandvoort akhir pekan ini. Ini menjadi momen krusial bagi Aston Martin yang berharap bisa mendekat ke barisan depan setelah tertinggal jauh di paruh pertama musim.

Chief engineer Honda, Shintaro Orihara, mengungkapkan bahwa fokus utama upgrade ini adalah pada mesin pembakaran internal. Ia mengakui bahwa performa mesin Honda masih menjadi kelemahan terbesar dibandingkan pabrikan lain.

"Performa mesin kami jelas lebih buruk dibandingkan pabrikan lain. Jadi, poin terpenting yang harus kami perbaiki sekarang adalah performa mesin karena gap-nya cukup besar," ujar Orihara dalam wawancara eksklusif dengan Autosport.

Verstappen Tak Ingin 'Jadi Superstar' di Balap Endurance
Baca JugaVerstappen Tak Ingin 'Jadi Superstar' di Balap Endurance

Upgrade ini datang setelah Aston Martin memperkenalkan paket upgrade besar pertamanya untuk AMR26 di Hungaria. Dengan paket dari Adrian Newey, defisit di sisi sasis berkurang signifikan. Data Paceteq menunjukkan defisit pace balap mereka "hanya" 2,034 detik per lap di Hungaroring, padahal di Silverstone dan Spa angkanya masih di atas lima detik.

ADVERTISEMENT

Namun, Orihara menegaskan bahwa tanpa peningkatan performa mesin, semua kerja keras di sisi lain tidak akan berarti. "Kalau performa mesin buruk, perbaikan manajemen energi tidak akan membantu. Jadi sekarang kami fokus murni pada peningkatan performa mesin," jelasnya.

Honda sadar bahwa menutup defisit tenaga akan memakan waktu. Perkiraan optimistis menyebut upgrade ini bisa memberikan tambahan hingga 30 bhp. Target utama mereka di Zandvoort adalah kembali ke apa yang disebut sebagai "racing field", di mana perbedaan 10 atau 20 milidetik bisa membuat perbedaan nyata.

Tantangan Drivability Baru

Perubahan signifikan pada power unit juga memunculkan tantangan baru terkait drivability. Orihara menyebut bahwa karakteristik pembakaran akan berubah dengan mesin spec 2 ini, sehingga perilaku mesin di fase cornering juga akan berbeda.

ADVERTISEMENT

"Kami mengembangkan alat untuk mengoptimalkan drivability. Kami membuat progres bagus dan hampir mencapai target. Tapi saat kami memperkenalkan mesin spec 2, karakteristik pembakaran akan berubah signifikan. Perilaku mesin di cornering juga akan berubah. Jadi, kami perlu mengembangkan drivability lagi," kata Orihara.

Perubahan ini sejalan dengan upgrade sasis Aston Martin yang meningkatkan kecepatan cornering, sehingga tuntutan terhadap drivability juga meningkat. Meski menghadapi tantangan serupa seperti awal musim, Orihara menegaskan Honda tidak akan kembali ke titik nol.

"Ada progres besar di paruh pertama musim. Kami mengembangkan cara yang optimal untuk drivability. Kami akan memperkenalkan mesin baru dan mungkin perlu kerja lebih untuk meningkatkan drivability lagi, tapi sekarang kami tahu bagaimana cara melakukannya dan di mana harus meningkatkan. Itu pelajaran besar yang bisa kami bawa ke mesin B spec," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu alasan mengapa hari filming Aston Martin di Hungaroring dengan power unit baru begitu penting adalah untuk mengumpulkan data awal dan menghindari kejutan tidak menyenangkan di Zandvoort.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU