Hadjar Terkejut Red Bull Catat Mileage Tinggi di Tes F1 2026

Hadjar Terkejut Red Bull Catat Mileage Tinggi di Tes F1 2026
© Red Bull Content Pool

Formula 1, Sportrik Media - Isack Hadjar mengakui dirinya terkejut dengan jumlah mileage yang mampu dicatat Red Bull Racing pada hari pembuka tes pramusim Formula 1 2026 di Barcelona, seiring dimulainya era teknis baru dengan power unit dan aerodinamika generasi terbaru.

Pembalap asal Prancis tersebut mengemudikan RB22 pada sesi Senin di Circuit de Barcelona-Catalunya, saat tim berbasis Milton Keynes itu memanfaatkan satu dari tiga hari jatah pengujian mereka untuk mengumpulkan data awal. Tes ini menjadi fase krusial bagi Red Bull dalam memahami karakter dasar mobil dan sistem baru sebelum fokus beralih ke pengembangan lebih lanjut.

Dipercaya Hadjar menyelesaikan lebih dari 100 lap sepanjang hari, sebuah angka yang signifikan untuk hari pertama pengujian, terlebih mengingat ini merupakan debut lintasan bagi power unit Red Bull yang dikembangkan secara in-house. Musim 2026 menandai pertama kalinya Red Bull turun sebagai pabrikan mesin penuh, setelah membangun power unit sendiri melalui kolaborasi dengan Ford.

Meskipun mengakui adanya beberapa kendala kecil selama sesi berlangsung, Hadjar menilai kelancaran keseluruhan program sebagai pencapaian yang mengesankan, terutama dalam konteks kompleksitas teknis regulasi baru.

“Hari itu cukup produktif,” ujar Hadjar.
“Yang mengejutkan, kami berhasil menyelesaikan jauh lebih banyak lap dari yang kami perkirakan. Semuanya berjalan cukup mulus.”

Ia menambahkan bahwa minimnya gangguan teknis pada hari pertama merupakan sinyal positif bagi proyek Red Bull Powertrains yang baru memasuki fase lintasan.

ADVERTISEMENT

“Kami hanya mengalami masalah kecil, jadi itu cukup mengesankan, mengingat ini adalah hari pertama kami dengan mesin buatan sendiri. Semuanya terasa sangat lancar.”

Bagi Hadjar, tes ini juga memiliki makna personal yang penting. Musim 2026 akan menjadi kampanye penuh pertamanya bersama Red Bull, dan volume mileage yang tinggi memberinya kesempatan berharga untuk membangun pemahaman awal terhadap paket teknis baru.

“Saya rasa saya tidak bisa mempersiapkan musim ini dengan cara yang lebih baik. Jadi saya senang bisa memulai dengan hari pertama yang sangat solid,” jelasnya.
“Namun pekerjaan kami jelas belum selesai.”

Mobil Formula 1 2026 mengalami perubahan besar, tidak hanya pada power unit tetapi juga pada konsep aerodinamika secara keseluruhan. Fokus regulasi baru pada efisiensi energi dan pengurangan downforce maksimum mengubah karakter mobil secara fundamental dibanding generasi sebelumnya.

Memberikan penilaian awal terhadap perilaku mobil, Hadjar menyebut bahwa paket baru terasa lebih sederhana dan mudah diprediksi, meski dengan tingkat downforce yang lebih rendah.

“Secara umum, downforce-nya jelas lebih sedikit,” katanya.
“Namun mobilnya terasa lebih bisa diprediksi dibanding generasi sebelumnya.”

Ia menilai kesederhanaan tersebut justru membuka ruang kerja yang lebih luas bagi pembalap dan tim dalam mengeksplorasi set-up.

“Mobilnya lebih sederhana. Lebih mudah untuk dimainkan dan disesuaikan.”

Dari sisi power unit, Hadjar menyoroti peningkatan kompleksitas kontrol yang kini tersedia bagi pembalap, seiring perubahan besar pada manajemen energi di era 2026.

“Di sisi power unit, ada jauh lebih banyak opsi yang bisa dimainkan oleh pembalap. Saya sudah mulai mengerjakannya, dan itu sangat menarik.”

Komentar Hadjar mencerminkan tantangan sekaligus peluang yang dihadapi para pembalap pada regulasi baru ini. Dengan peran pembalap yang semakin sentral dalam pengelolaan energi dan sistem, adaptasi cepat akan menjadi faktor penting dalam menentukan performa awal.

Bagi Red Bull, hari pembuka tes di Barcelona memberikan dasar data yang kuat, sekaligus indikasi awal bahwa proyek power unit internal mereka berjalan sesuai rencana. Meski masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan kompetitif, volume mileage yang tinggi dan kelancaran operasional menjadi sinyal positif menjelang fase pengujian berikutnya.

Dengan tes pramusim yang masih panjang dan dua rangkaian pengujian lanjutan sebelum balapan pembuka musim, fokus Red Bull dan Hadjar kini tertuju pada konsistensi, pemahaman sistem, serta penerjemahan data awal menjadi arah pengembangan yang tepat untuk menghadapi tantangan penuh Formula 1 2026.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU