WRC, Sportrik Media - Marcus Gronholm menilai World Rally Championship tengah memasuki era baru yang akan didominasi oleh Oliver Solberg dan Toyota, menyusul awal karier luar biasa pembalap muda Swedia tersebut bersama tim pabrikan Jepang.
Sebagai juara dunia WRC dua kali dan figur kunci di balik periode dominasi Peugeot pada awal 2000-an, pandangan Gronholm memiliki bobot besar. Rekam jejaknya menempatkan ia sebagai salah satu pembalap tersukses dalam sejarah reli dunia, dengan hanya dua pembalap bernama Sebastien yang mencatatkan kemenangan reli lebih banyak darinya.
Pernyataan Gronholm didukung data konkret. Solberg memenangi dua reli pertamanya di WRC dengan GR Yaris Rally1, mencatatkan rekor dua start dan dua kemenangan. Meski statistik tersebut sulit dipertahankan dalam jangka panjang, pencapaian itu cukup untuk menegaskan potensi luar biasa sang pembalap.

“Oliver Solberg melakukan pekerjaan fenomenal dengan memenangkan Rally Monte Carlo, dan saya pikir dia adalah talenta generasi, seperti Kalle Rovanpera,” ujar Gronholm dalam kolom eksklusifnya. Ia menempatkan Solberg sejajar dengan Kalle Rovanpera dalam konteks potensi jangka panjang sebagai pembalap yang mampu mendefinisikan satu era WRC.
Gronholm juga menyoroti keputusan strategis manajemen Toyota. Menurutnya, langkah Team Principal Jari-Matti Latvala merekrut Solberg merupakan keputusan tepat dalam membangun fondasi era baru tim.
“Oliver telah melalui semua tahapan yang harus dijalani pembalap muda – kecelakaan, kesalahan, kategori junior. Sekarang saya pikir dia siap melangkah penuh dan bertarung untuk gelar juara dunia,” jelas Gronholm.
Ia menambahkan bahwa faktor lingkungan akan sangat menentukan. Selama Solberg dikelilingi struktur yang sehat dan tidak terdistraksi oleh tekanan eksternal, jalannya menuju status megabintang WRC terbuka lebar.
“Jika tidak ada orang di sekitarnya yang membisiki hal-hal tidak masuk akal dan membuatnya kehilangan arah, maka saya yakin kita sedang memasuki era Oliver Solberg dan Toyota,” tegasnya.
Solberg kini memasuki Rally Sweden sebagai pemimpin klasemen kejuaraan dunia, dengan peluang mencatat sejarah sebagai pembalap Swedia pertama yang memenangi reli kandang sejak Kenneth Eriksson pada 1997.
“Kalau saya tidak salah, dia akan kembali melaju kencang di Swedia,” kata Gronholm, menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan Solberg tampil di bawah tekanan.
Bagi WRC, kemunculan Solberg bersama Toyota menghadirkan transisi generasi yang jelas. Kombinasi bakat muda, mobil kompetitif, dan struktur tim yang stabil menjadi indikator kuat pergeseran keseimbangan kekuatan di kejuaraan.
Apakah dominasi tersebut akan berlanjut dalam jangka panjang masih akan diuji oleh dinamika reli yang penuh variabel. Namun, dengan dua kemenangan dari dua start, Oliver Solberg telah memberikan sinyal paling kuat sejauh ini bahwa masa depan WRC tengah bergerak menuju era baru.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!