Pekan yang luar biasa tengah dirasakan oleh pembalap asal Swiss, Gregoire Saucy, yang baru saja diumumkan sebagai salah satu tumpuan utama dalam proyek ambisius pabrikan asal Woking tersebut untuk ajang Kejuaraan Ketahanan Dunia. Langkah besar ini menandai babak baru dalam karier balapnya setelah melalui perjalanan panjang dari ajang formula hingga sukses menaklukkan kategori Le Mans Prototype.
Team Principal James Barclay mengungkapkan bahwa keputusan merekrut sang pembalap bukanlah sebuah perjudian, melainkan hasil dari dedikasi luar biasa yang telah ditunjukkannya sejak tahap pengembangan awal. Kehadiran para talenta muda di dalam garasi dianggap sebagai elemen krusial untuk menjaga daya saing di kategori Hypercar yang semakin kompetitif dari musim ke musim.
"Gregoire sudah menjadi bagian dari proyek ini sejak awal dan turut serta dalam uji coba perdana. Kami sangat senang bisa memberikannya kesempatan mengendarai mobil Hypercar, dan ini juga menjadi momen penting bagi kami untuk melihat bagaimana ia beradaptasi sebagai pembalap pabrikan," jelas Barclay dalam sesi jumpa pers di Monza.

Perjalanan karier Saucy sendiri mengalami transformasi besar dalam beberapa tahun terakhir setelah meninggalkan kejuaraan single-seater dan mulai fokus mendalami balap ketahanan mobil sport. Pengalaman berharga di ajang European Le Mans Series dengan torehan dua kemenangan serta gelar juara musim ini memberikan fondasi yang sangat matang sebelum akhirnya melangkah ke kelas tertinggi balap ketahanan.
"Saya memulai karier dari ajang formula, lalu mulai mendalami balap ketahanan sejak empat tahun lalu, mulai dari GT hingga LMP2. Tahun ini saya menjalani musim yang sangat baik di ELMS dan banyak belajar. Semua orang di dalam tim sangat membantu sehingga saya langsung merasa nyaman," ungkap Saucy menceritakan proses adaptasinya.
Momen paling emosional tentu saja ketika konfirmasi resmi akhirnya diterima setelah kerja keras tanpa henti di simulator maupun lintasan uji coba. Statusnya sebagai salah satu pembalap pabrikan kini menempatkannya sejajar dengan para bintang papan atas dunia di bawah naungan struktur tim yang semakin solid menjelang penutupan kalender balap musim ini.
"Impian saya memang ingin promosi ke kelas Hypercar. Saya fokus melakukan tugas saya di ELMS dan program pengembangan bersama McLaren, tetapi Anda tidak pernah tahu pasti sampai pengumuman itu datang. Saat mendapat panggilan tersebut, rasanya luar biasa sekali," tambahnya.
Dalam persiapan menghadapi musim mendatang, Saucy juga mendapatkan banyak bimbingan berharga dari senior sekaligus sesama pembalap asal Swiss, Sebastien Buemi, yang telah lebih dulu menorehkan prestasi gemilang di kancah balap ketahanan internasional. Kehadiran nama-nama mapan di sekitarnya memberikan motivasi tambahan untuk menghadapi tantangan besar bersama rekan-rekan setim lainnya seperti Mikkel Jensen dan Laurens Vanthoor.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!