Sering kali dunia balap menyajikan drama yang sulit dicerna akal sehat, dan itulah yang dirasakan oleh George Russell usai petaka teknis merenggut hasil manis di depan mata. Memulai balapan dari posisi ketujuh di Sirkuit Sepang, pembalap asal Inggris ini sempat merangsek ke barisan depan berkat perjudian ban intermediate yang tepat di atas lintasan basah serta start kilat yang luar biasa.
Sayangnya, kerja keras tersebut harus berakhir sia-sia ketika unit daya mobilnya mengalami kerusakan fatal menjelang akhir balapan, tepat sebelum restart safety car terakhir. Alih-alih merayakan podium yang sudah berada di genggaman, ia justru harus memarkirkan kendaraannya dan menerima kenyataan pahit sebagai DNF teknis keduanya musim ini.
"Anda hampir harus tertawa," ujar Russell mengungkapkan rasa frustrasinya kepada media dengan nada getir. Kekecewaan mendalam ini bukan tanpa alasan, sebab tambahan poin yang melayang membuatnya kini tertinggal hingga 84 angka di belakang rekan setimnya sendiri dalam persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini.

Sementara itu, bos tim Toto Wolff tidak dapat menyembunyikan amarah serta kekecewaannya di garasi Silver Arrows. Pria asal Austria tersebut menyebut akhir pekan ini sebagai salah satu pengalaman terburuk dalam kariernya, terutama setelah Red Bull sukses mencuri kemenangan perdana mereka tahun ini di tengah kekacauan balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!