Advertisement Sportrik
15s

George Russell Curigai Red Bull Sengaja Lambat di Tes Bahrain 2026

George Russell Curigai Red Bull Sengaja Lambat di Tes Bahrain 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - George Russell menilai performa Red Bull Racing terlihat “mencurigakan lambat” pada tes pramusim kedua Formula 1 di Bahrain menjelang musim 2026.

Tim asal Milton Keynes tersebut sebelumnya mendapat sorotan positif setelah tampil kompetitif pada tes pertama di Bahrain. Namun pada tes kedua sepekan kemudian, performa Red Bull terlihat jauh lebih konservatif, sesuatu yang langsung menarik perhatian rival termasuk Russell dan timnya, Mercedes.

Musim 2026 menjadi awal era regulasi teknis baru di Formula 1, sekaligus pertama kalinya Red Bull menggunakan unit tenaga buatannya sendiri melalui program Red Bull Powertrains. Banyak pengamat memperkirakan Red Bull dan Mercedes akan memulai musim sebagai dua kekuatan utama di grid.

Oscar Piastri Bela Zak Brown Usai Kontroversi Musim F1 2025
Baca JugaOscar Piastri Bela Zak Brown Usai Kontroversi Musim F1 2025

Russell menegaskan Mercedes tidak menjalankan strategi menyembunyikan performa selama tes pramusim. Menurutnya, program pengujian tim tetap konsisten sepanjang dua minggu pengujian.

ADVERTISEMENT

“Kami dari sisi tim sebenarnya tidak memainkan permainan strategi apa pun selama pengujian.”

“Kami menjalankan rencana program yang sangat konsisten selama dua minggu, termasuk beban bahan bakar dan pengaturan tenaga mesin. Kami tidak mengubah rencana hanya karena terlihat cepat atau lambat.”

Russell juga mengaku kesulitan memahami perubahan drastis kecepatan Red Bull antara dua sesi pengujian tersebut.

ADVERTISEMENT

“Sejujurnya Red Bull terlihat mencurigakan lambat pada tes kedua.”

“Pada tes pertama kami menilai mereka mungkin yang tercepat, tetapi berdasarkan data kami mereka sekitar tujuh persepuluh detik lebih lambat pada tes kedua.”

“Sementara kami dan Ferrari justru menjadi beberapa persepuluh detik lebih cepat setelah membawa sejumlah pembaruan pada mobil.”

ADVERTISEMENT

Russell menilai selisih performa tersebut sulit dijelaskan dalam waktu satu minggu, sehingga ia menduga Red Bull mungkin sengaja menurunkan performanya untuk mengurangi sorotan menjelang awal musim.

“Jadi saya masih mencoba memahami bagaimana mereka bisa kehilangan tujuh persepuluh detik hanya dalam satu minggu.”

“Saya justru memperkirakan mereka akan tetap sangat kuat, dan itu yang membuat semua orang penasaran melihat bagaimana performa sebenarnya ketika musim dimulai.”

ADVERTISEMENT

Dengan Grand Prix Australia sebagai seri pembuka musim 2026, performa sesungguhnya Red Bull dan Mercedes baru akan terlihat saat sesi kualifikasi pertama digelar di Melbourne.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU