Franco Colapinto Kesulitan dengan Set-Up Alpine F1, Targetkan Terobosan di GP Kanada

Franco Colapinto Kesulitan dengan Set-Up Alpine F1, Targetkan Terobosan di GP Kanada
Franco Colapinto

Franco Colapinto, pembalap muda Argentina dari Alpine, mengakui merasa "terlepas" dengan set-up mobil F1-nya selama balapan awal bersama tim. Pengakuan ini muncul menjelang Grand Prix Kanada, di mana ia berharap kerja keras di pabrik akan membawa perubahan. Dalam dunia balap yang kompetitif seperti MotoGP dan WSBK, perjuangan Colapinto menyoroti pentingnya adaptasi di ajang Formula 1.


Colapinto bergabung dengan Alpine di tengah musim, menggantikan Jack Doohan setelah enam balapan, dengan ekspektasi tinggi setelah penampilan menjanjikan di Williams pada 2024. Namun, tiga balapan pertamanya bersama Alpine Imola, Monako, dan Spanyol berhasil buruk, dengan finis di urutan 16, 13, dan 15. Tim, yang kini berada di dasar Kejuaraan Konstruktor dengan hanya 10 poin dari Pierre Gasly, sedang tertekan, dan kesulitan Colapinto beradaptasi dengan A325 menjadi perhatian utama.

Dalam wawancara terbaru dengan Motorsport.com, Colapinto mengungkapkan, “Saya merasa sangat terlepas dengan segalanya dengan alat di mobil, dengan set-up. Satu hal bertentangan dengan yang lain.”

Ia membandingkan pengalamannya dengan Williams, menyoroti keunikan penanganan Alpine. Setelah kualifikasi ke-19 dan finis ke-15 di Spanyol, ia bersama tim mengidentifikasi masalah, membangkitkan harapan untuk perbaikan di Kanada setelah kerja intensif di Enstone.


Defisit rata-rata Colapinto dalam kualifikasi sebesar 0,392 detik dibandingkan Gasly, lebih buruk dari 0,366 detik Doohan dalam enam balapan, menunjukkan kesulitannya. Debutnya di Imola terganggu oleh kecelakaan Q1 dan penalti grid, sementara Monako dan Spanyol menghadapi strategi bermasalah, termasuk pilihan ban yang sulit di Monako. Penasihat Alpine Flavio Briatore menetapkan target jelas kecepatan, tanpa kecelakaan, dan poin namun Colapinto belum memenuhinya, mengancam evaluasi lima balapannya menuju 2026.

ADVERTISEMENT


Postingan di X menunjukkan reaksi beragam, dengan beberapa penggemar mendukung kurva belajar Colapinto, sementara yang lain mempertanyakan kecocokannya dengan Alpine. Briatore belum berkomitmen, menyatakan, “Jika tidak, kita lihat nanti. Tergantung pada performa.” Fokus tim pada solusi pabrik menunjukkan dukungan pada Colapinto, tetapi kemampuannya menyesuaikan diri dengan A325 akan menentukan masa depannya.


Saat Colapinto tiba di Montreal dengan rasa percaya diri baru, Grand Prix Kanada bisa menjadi titik balik. Akankah ia mengatasi masalah set-up dan mengamankan posisinya, atau menghadapi penggantian? Pantau berita olahraga terkini, termasuk F1 dan sepak bola, di SPORTRIK

Klasemen FORMULA-1 CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
0
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
0.0
0
Oracle Red Bull Racing
Oracle Red Bull Racing -
0.0
0
Mercedes-AMG Petronas F1 Team
Mercedes-AMG Petronas F1 Team -
0.0
0
Scuderia Ferrari
Scuderia Ferrari -
0.0
0
McLaren Formula 1 Team
McLaren Formula 1 Team -
0.0
0
Aston Martin Aramco Formula One Team
Aston Martin Aramco Formula One Team -
0.0
0
BWT Alpine Formula One Team
BWT Alpine Formula One Team -
0.0
0
Williams Racing
Williams Racing -
0.0
0
Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team
Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team -
0.0
0
Audi Revolut F1 Team
Audi Revolut F1 Team -
0.0

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU