WRC, Sportrik Media - Adrien Fourmaux dari Hyundai mengejar finis terbaik dalam kariernya di Rally del Paraguay 2025, bertahan di posisi kedua dengan selisih 16,7 detik dari pemimpin balapan, Kalle Rovanpera. Namun, tekanan besar datang dari Sebastien Ogier dari Toyota, yang hanya terpaut 0,5 detik di posisi ketiga.
Fourmaux Hadapi Persaingan Ketat
Fourmaux, yang telah meraih tujuh podium WRC, menunjukkan kecepatan kompetitif di lintasan gravel Paraguay. Ia sempat memimpin pada Jumat sebelum ban bocor membuatnya kehilangan posisi dari Rovanpera. Kini, dengan lebih dari separuh balapan selesai, Fourmaux fokus mempertahankan posisi kedua dari ancaman Ogier, yang terus mendekat setelah pulih dari ban bocor pada Jumat pagi. “Senang bertarung dengan Seb, tapi saya ingin dia tetap di belakang,” ujar Fourmaux.

Ogier memangkas jarak dengan selisih dua hingga tiga detik per tahapan pada Sabtu pagi, membuat Fourmaux harus bereaksi cepat. “Saya rasa saya sudah mengemudi dengan baik, tapi waktu saya belum cukup kompetitif. Kami perlu memahami alasannya,” katanya. Fourmaux berencana mengubah pengaturan mobil untuk sesi sore, berharap menemukan kecepatan tambahan guna menahan laju Ogier.
Rovanpera Sulit Dikejar
Rovanpera, yang memimpin dengan nyaman, tampak sulit dikejar. Fourmaux mengakui dengan jujur, “Kalle sudah cukup jauh. Kami butuh kesalahan darinya atau ban bocor untuk mengejar.” Keunggulan Rovanpera yang konsisten, ditambah kemampuannya menghindari masalah di lintasan teknis Paraguay, membuatnya menjadi favorit kuat. Sementara itu, Fourmaux kini lebih fokus pada duel dengan Ogier untuk mengamankan podium.
Dengan tiga tahapan khusus tersisa pada Sabtu, persaingan untuk posisi kedua antara Fourmaux dan Ogier menjadi sorotan utama. Analisis Sportrik menunjukkan bahwa perubahan pengaturan mobil dan manajemen ban akan krusial di lintasan abrasif Paraguay. Jika Fourmaux berhasil menemukan ritme lebih baik, ia berpotensi mengamankan podium tertinggi dalam kariernya. Namun, tekanan dari Ogier dan potensi kejutan dari pembalap lain seperti Ott Tanak atau Elfyn Evans tetap harus diwaspadai.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Elfyn Evans
Toyota Gazoo Racing World Rally Team
|
66 |
|
2
|
|
Oliver Solberg
Toyota Gazoo Racing World Rally Team
|
58 |
|
3
|
|
Takamoto Katsuta
Toyota Gazoo Racing World Rally Team
|
55 |
|
4
|
|
Adrien Fourmaux
Hyundai Shell Mobis World Rally Team
|
47 |
|
5
|
|
Sami Pajari
Toyota Gazoo Racing World Rally Team
|
32 |
|
6
|
|
Sébastien Ogier
Toyota Gazoo Racing World Rally Team
|
26 |
|
7
|
|
Thierry Neuville
Hyundai Shell Mobis World Rally Team
|
25 |
|
8
|
|
Esapekka Lappi
Hyundai Shell Mobis World Rally Team
|
21 |
|
9
|
|
Leo Rossel
PH Sport
|
8 |
|
10
|
|
Yohan Rossel
PH Sport
|
6 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Toyota Gazoo Racing
|
117 |
|
2
|
|
Hyundai Shell Mobis WRT
|
66 |
|
3
|
|
Toyota Gazoo Racing WRT2
|
18 |
|
4
|
|
M-Sport Ford WRT
|
14 |
Baca Juga
Takamoto Katsuta mengungkapkan emosinya setelah meraih kemenangan pertama WRC di Safari Rally Kenya 2026 bersama Toyota Gazoo Racing.
Takamoto Katsuta meraih kemenangan pertama WRC di Safari Rally Kenya 2026 setelah reli dramatis yang menyingkirkan Elfyn Evans dan Oliver Solberg.
Takamoto Katsuta memimpin Safari Rally Kenya 2026 setelah SS19 dan hanya satu stage dari kemenangan pertama WRC, dengan Adrien Fourmaux menekan di posisi kedua.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!