Marc Marquez dipastikan absen pada MotoGP Catalunya 2026 setelah menjalani operasi bahu yang telah lama direncanakan. Bos tim Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mengonfirmasi bahwa prosedur operasi berjalan lancar, namun Ducati masih menunggu perkembangan medis sebelum menentukan target comeback sang pembalap Spanyol.
Dalam wawancara resmi bersama MotoGP.com di paddock Catalunya, Tardozzi menjelaskan bahwa kondisi Marquez masih berada dalam fase pemulihan awal. Ducati belum memiliki estimasi pasti mengenai kapan juara dunia delapan kali itu akan kembali membalap karena tim ingin memastikan proses rehabilitasi berjalan sempurna sebelum mengambil keputusan kompetitif.
“Operasinya berjalan baik dan sekarang kami harus menunggu langkah berikutnya bersama dokter. Kami harus memastikan semuanya pulih dengan baik,” ujar Tardozzi.

Absennya Marquez menjadi pukulan signifikan bagi Ducati di fase awal musim 2026. Meski mengalami masalah fisik serius pada bahu sejak awal musim, pembalap asal Cervera tersebut tetap mampu tampil kompetitif, terutama dalam format Sprint Race. Marquez beberapa kali terlibat perebutan kemenangan pada hari Sabtu, meski kesulitan menjaga kondisi fisik dan konsistensi performa dalam balapan utama berdurasi penuh.
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa performa Marquez sepanjang awal musim dinilai luar biasa di internal Ducati. Faktor fisik yang terganggu memengaruhi stabilitas pengereman, kekuatan upper body saat perubahan arah cepat, serta kemampuan menjaga kontrol motor Ducati Desmosedici GP26 dalam fase degradasi ban panjang. Dalam karakter motor MotoGP modern yang semakin agresif secara aerodinamika dan beban fisik, keterbatasan bahu menjadi hambatan besar terutama pada balapan Grand Prix hari Minggu.
“Mengetahui apa yang terjadi dan apa yang dokter katakan kepada kami, saya pikir Marc kembali menunjukkan bahwa dia adalah superhero dan pembalap super. Dengan kondisi tubuh seperti itu, saya rasa tidak ada pembalap lain yang bisa melakukan apa yang dia lakukan,” kata Tardozzi.
Secara teknis, absennya Marquez juga membuka tantangan baru bagi Ducati dalam pengembangan motor selama fase Eropa musim ini. Marquez dikenal sebagai salah satu pembalap paling detail dalam memberikan feedback terhadap karakter front-end, stabilitas pengereman, serta respons elektronik saat pengereman agresif. Kehilangannya dapat memengaruhi arah evaluasi setup Ducati dalam beberapa seri mendatang, terutama menjelang putaran penting seperti Mugello dan Assen.
Tardozzi juga menegaskan Ducati belum menentukan durasi absensi Marquez. Tim bahkan belum bisa memastikan apakah pembalap Spanyol tersebut akan kembali pada MotoGP Mugello mendatang. Regulasi MotoGP memperbolehkan Ducati tidak menggunakan pembalap pengganti untuk seri Catalunya karena berlangsung dalam format back-to-back race weekend, namun opsi pengganti akan dipertimbangkan bila absensi berlanjut.
“Kami belum tahu. Tidak mungkin sekarang mengatakan dalam berapa hari dia akan kembali. Kami harus menunggu. Jika karena suatu alasan dia tidak bisa tampil di Mugello, tentu kami akan menggantikannya,” jelas Tardozzi.
Nama Michele Pirro menjadi kandidat utama pengganti sementara karena statusnya sebagai test rider Ducati. Selain itu, pembalap WorldSBK Nicolo Bulega juga mulai dikaitkan dengan peluang promosi sementara apabila absensi Marquez berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
Situasi ini kini menjadi salah satu faktor penting dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Ducati masih mempertahankan kekuatan besar di klasemen konstruktor, namun absennya Marquez dapat mengubah dinamika internal tim serta membuka peluang bagi rival-rival utama dalam beberapa seri berikutnya di kalender Eropa.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!