SPONSORED

Coulthard Sebut Musim 2026 Williams 'Write-Off', Comeback Menanti

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Coulthard Sebut Musim 2026 Williams 'Write-Off', Comeback Menanti TO NEWS OVERVIEW
Carlos Sainz’s second season at Williams has been one of frustration

David Coulthard, mantan pembalap Formula 1 yang pernah membalap untuk Williams, melabeli musim 2026 sebagai "write-off" atau musim yang bisa dianggap hilang. Namun, ia tetap percaya tim asal Grove itu akan bangkit kembali.

Williams tengah menjalani musim yang sulit. Setelah memulai musim dengan mobil yang berada di posisi papan tengah bawah, performa mereka perlahan merosot. Puncak kesulitan terjadi di Grand Prix Hungaria, di mana kedua mobil tersingkir di Q1 dan gagal finis di posisi 16 besar saat balapan.

Alex Albon dan Carlos Sainz juga harus mengakui keunggulan Aston Martin yang melompat di atas mereka berkat paket upgrade. Situasi ini menambah daftar panjang kekecewaan bagi tim yang sedang dalam proses membangun kembali kejayaan.

Perez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027
Baca JugaPerez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027

Coulthard, yang mengawali karier balapnya di Williams, mengungkapkan analisisnya tentang apa yang mungkin salah dalam pengembangan mobil FW48. "Saya punya tempat spesial untuk Williams. Di sana saya memulai karier tes dan grand prix," ujarnya dalam podcast Up To Speed. "Mereka salah dalam mengembangkan mobil. Namun, ada faktor mitigasi: mereka menerima banyak informasi dari pemasok eksternal terlambat, sehingga harus menyesuaikan secara internal, dan hasilnya datang telat dan berat. Itu bukan hal yang baik. Mereka melewatkan tes pertama."

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Coulthard yakin Williams akan bangkit. "Comeback akan terasa manis. Saya rasa mereka punya dua pembalap yang fantastis. Mungkin mereka tidak akan banyak mengumpulkan poin. Bagi penggemar Williams di seluruh dunia, ini mengecewakan, dan tahun ini akan sedikit menjadi write-off. Mereka tidak akan mencapai posisi kelima kecuali mereka meluncurkan upgrade luar biasa. Mungkin mereka bisa dapat satu upgrade lagi tahun ini, dan setelah itu semua fokus akan tertuju pada tahun depan," jelasnya.

Ia juga menyoroti situasi Carlos Sainz yang memilih bergabung dengan Williams daripada Audi. "Bagi Carlos Sainz khususnya, ini pasti membuat frustrasi, karena dia sempat mempertimbangkan antara Audi atau Williams. Saya pikir secara kertas, dia membuat keputusan yang tepat dengan memilih tim Inggris dan tim seperti Williams. Tapi mereka akan kembali," pungkas Coulthard.

Dengan pengalaman Coulthard yang pernah membalap untuk tim di puncak kekuasaan, dalam kemunduran, dan dalam fase pembangunan kembali, keyakinannya bahwa Williams baru bisa bangkit pada 2027 menjadi sinyal yang sangat jelas tentang besarnya tantangan yang dihadapi tim.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU