Ferrari mengalami musim 2025 yang sulit, dengan mobil SF-25 kerap bermasalah dalam pengelolaan ban dan stabilitas bagian belakang. Masalah ini terlihat sejak Grand Prix Australia, di mana Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kesulitan menyaingi McLaren dan Mercedes. Hingga kini, Ferrari menempati posisi ketiga klasemen konstruktor dengan 185 poin, tertinggal jauh dari McLaren (387 poin). Team principal Fred Vasseur mengakui timnya "gagal memaksimalkan potensi mobil" di balapan seperti Kanada, dengan Leclerc dan Hamilton hanya finis P5 dan P6.
Upgrade floor baru ini dirancang untuk meningkatkan keseimbangan aerodinamis dan memperluas jangkauan operasional mobil, terutama pada kondisi bahan bakar rendah seperti kualifikasi dan akhir balapan. Desainnya lebih "konservatif" namun lebih efektif dibandingkan versi sebelumnya, yang kesulitan mengatasi keausan ban Pirelli. Upgrade ini akan diuji oleh rookie Ferrari, Dino Beganovic, pada sesi latihan bebas pertama (FP1) di Austria, dengan Leclerc absen untuk memberikan kesempatan kepada pembalap muda ini.

Ferrari juga berencana memperkenalkan suspensi belakang baru di Grand Prix Inggris di Silverstone pekan berikutnya, untuk mengatasi instabilitas bagian belakang SF-25, yang menjadi kelemahan utama musim ini.
Pengembangan upgrade ini berlangsung di tengah rumor ketidakpastian posisi Fred Vasseur sebagai team principal. Performa buruk di Kanada memicu spekulasi bahwa Vasseur bisa kehilangan jabatannya jika Ferrari gagal bangkit. Namun, Charles Leclerc membela Vasseur, menyebutnya melakukan "pekerjaan fantastis," sementara Lewis Hamilton menegaskan Vasseur sebagai alasan utama kepindahannya dari Mercedes.
Dino Beganovic, peringkat 10 di klasemen F2, akan menguji floor baru pada FP1 di Austria. Uji coba ini krusial untuk memvalidasi perubahan sebelum diterapkan pada mobil Leclerc dan Hamilton. Vasseur menegaskan upgrade ini bukan solusi instan, terutama untuk masalah strategi balapan. Penundaan debut upgrade di balapan sebelumnya seperti Monaco, yang kurang representatif, membuat Red Bull Ring menjadi lintasan ideal untuk mengevaluasi potensi floor baru.
Grand Prix Austria menjadi momen penting bagi Ferrari untuk membalikkan tren negatif musim ini. Keberhasilan upgrade floor dan suspensi belakang dapat membantu Ferrari mengejar McLaren dan Mercedes di paruh kedua musim. Namun, kekhawatiran internal di Maranello tetap ada, dengan beberapa insinyur meragukan apakah upgrade ini cukup untuk mengoptimalkan pengelolaan ban, kunci performa balapan.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
George Russell
Mercedes
|
51 |
|
2
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
47 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
34 |
|
4
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
33 |
|
5
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
15 |
|
7
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
9 |
|
8
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
8 |
|
9
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
8 |
|
10
|
|
Arvid Lindblad
Racing Bulls
|
4 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Ancaman hujan di GP Jepang 2026 berkurang, menghindarkan pembalap F1 dari debut mobil baru 2026 di kondisi basah di Suzuka.
Toto Wolff ungkap Mercedes nyaris alami bencana di awal dominan F1 2026 meski raih hasil sempurna bersama Russell dan Antonelli.
Kimi Antonelli diragukan mampu lawan George Russell dalam perebutan gelar F1 2026 bersama Mercedes menurut analisis James Hinchcliffe.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!