SPONSORED

Ferrari Uji Floor Baru di F1 Austria 2025 untuk Tingkatkan Performa

Notifikasi
Reka Mustika
Reka Mustika
0
Ferrari Uji Floor Baru di F1 Austria 2025 untuk Tingkatkan Performa TO NEWS OVERVIEW
Charles Leclerc

Ferrari mengalami musim 2025 yang sulit, dengan mobil SF-25 kerap bermasalah dalam pengelolaan ban dan stabilitas bagian belakang. Masalah ini terlihat sejak Grand Prix Australia, di mana Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kesulitan menyaingi McLaren dan Mercedes. Hingga kini, Ferrari menempati posisi ketiga klasemen konstruktor dengan 185 poin, tertinggal jauh dari McLaren (387 poin). Team principal Fred Vasseur mengakui timnya "gagal memaksimalkan potensi mobil" di balapan seperti Kanada, dengan Leclerc dan Hamilton hanya finis P5 dan P6.


Upgrade floor baru ini dirancang untuk meningkatkan keseimbangan aerodinamis dan memperluas jangkauan operasional mobil, terutama pada kondisi bahan bakar rendah seperti kualifikasi dan akhir balapan. Desainnya lebih "konservatif" namun lebih efektif dibandingkan versi sebelumnya, yang kesulitan mengatasi keausan ban Pirelli. Upgrade ini akan diuji oleh rookie Ferrari, Dino Beganovic, pada sesi latihan bebas pertama (FP1) di Austria, dengan Leclerc absen untuk memberikan kesempatan kepada pembalap muda ini.

Lewis Hamilton Explains Ferrari Struggles at Austrian GP 2026
Read AlsoLewis Hamilton Explains Ferrari Struggles at Austrian GP 2026

Ferrari juga berencana memperkenalkan suspensi belakang baru di Grand Prix Inggris di Silverstone pekan berikutnya, untuk mengatasi instabilitas bagian belakang SF-25, yang menjadi kelemahan utama musim ini.

ADVERTISEMENT


Pengembangan upgrade ini berlangsung di tengah rumor ketidakpastian posisi Fred Vasseur sebagai team principal. Performa buruk di Kanada memicu spekulasi bahwa Vasseur bisa kehilangan jabatannya jika Ferrari gagal bangkit. Namun, Charles Leclerc membela Vasseur, menyebutnya melakukan "pekerjaan fantastis," sementara Lewis Hamilton menegaskan Vasseur sebagai alasan utama kepindahannya dari Mercedes.


ADVERTISEMENT

Dino Beganovic, peringkat 10 di klasemen F2, akan menguji floor baru pada FP1 di Austria. Uji coba ini krusial untuk memvalidasi perubahan sebelum diterapkan pada mobil Leclerc dan Hamilton. Vasseur menegaskan upgrade ini bukan solusi instan, terutama untuk masalah strategi balapan. Penundaan debut upgrade di balapan sebelumnya seperti Monaco, yang kurang representatif, membuat Red Bull Ring menjadi lintasan ideal untuk mengevaluasi potensi floor baru.


Grand Prix Austria menjadi momen penting bagi Ferrari untuk membalikkan tren negatif musim ini. Keberhasilan upgrade floor dan suspensi belakang dapat membantu Ferrari mengejar McLaren dan Mercedes di paruh kedua musim. Namun, kekhawatiran internal di Maranello tetap ada, dengan beberapa insinyur meragukan apakah upgrade ini cukup untuk mengoptimalkan pengelolaan ban, kunci performa balapan.

ADVERTISEMENT
Standings FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Kimi Antonelli
Kimi Antonelli Mercedes
171
2
George Russell
George Russell Mercedes
131
3
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
125
4
Oscar Piastri
Oscar Piastri McLaren
80
5
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
79
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
79
7
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
73
8
Isack Hadjar
Isack Hadjar Red Bull
42
9
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
41
10
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
30
Standings FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
302
2
Ferrari
Ferrari
204
3
McLaren
McLaren
159
4
Red Bull
Red Bull
115
5
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
57
6
Racing Bulls
Racing Bulls
44
7
Haas F1 Team
Haas F1 Team
21
8
Williams
Williams
11
9
Audi
Audi
2
10
Aston Martin
Aston Martin
1

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU