Formula 1, Sportrik Media - Fernando Alonso memasuki musim ke-23 di Formula 1 tahun ini, memperpanjang rekor sebagai pembalap dengan pengalaman terbanyak dalam sejarah kejuaraan dunia.
Sebagai dua kali juara dunia, Alonso sejak lama berupaya kembali ke puncak podium dan membuka peluang meraih gelar ketiga. Namun, peluang tersebut terlihat semakin menjauh menyusul awal musim yang sulit bagi Aston Martin. Paket teknis tim asal Silverstone itu belum menunjukkan konsistensi performa yang dibutuhkan untuk bersaing di barisan depan.
Alonso dan rekan setimnya, Lance Stroll, secara terbuka menyoroti tantangan pada sisi sasis mobil, terutama dalam hal keseimbangan dan stabilitas di berbagai karakter sirkuit. Selain itu, unit daya baru dari Honda juga dikabarkan masih menghadapi isu reliabilitas pada fase awal pengembangan, memperumit upaya tim untuk memaksimalkan performa keseluruhan.

Situasi ini semakin relevan mengingat Alonso belum memiliki kontrak untuk musim 2027. Ketidakpastian mengenai masa depannya kembali mengemuka, terutama dengan faktor usia dan dinamika regulasi baru yang masih dalam tahap adaptasi. Performa paket teknis Aston Martin pada musim ini berpotensi menjadi penentu dalam keputusan Alonso untuk melanjutkan karier atau mempertimbangkan pensiun.
Dengan kalender yang masih panjang dan fase pengembangan yang intens di era regulasi baru, keputusan akhir tentu akan sangat bergantung pada progres tim dalam beberapa bulan ke depan. Bagi Alonso, musim 2026 bisa menjadi momen evaluasi paling krusial dalam perjalanan karier panjangnya di Formula 1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!