SPONSORED

FIA Putuskan Insiden Aneh Lawson dan Hulkenberg di Kanada

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
FIA Putuskan Insiden Aneh Lawson dan Hulkenberg di Kanada TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Liam Lawson dan Nico Hulkenberg menerima keputusan berbeda dari FIA setelah terlibat dalam insiden prosedur start yang oleh para steward disebut sebagai kejadian yang tidak biasa pada Grand Prix Kanada 2026. Meski keduanya sama-sama mendapat teguran resmi, Hulkenberg menerima hukuman tambahan berupa stop-and-go penalty yang ditangguhkan hingga akhir musim.

Insiden tersebut terjadi menjelang start balapan ketika grid harus menjalani putaran formasi tambahan. Menurut laporan steward, Hulkenberg yang membela Audi bergerak lebih lambat dari yang seharusnya saat meninggalkan posisi grid. Situasi itu membuat Lawson yang mengemudikan mobil Racing Bulls berada di depan pembalap Jerman tersebut.

Pada titik Safety Car Line 1 (SC1), kedua mobil tercatat berada dalam urutan yang tidak sesuai dengan posisi start resmi. Berdasarkan regulasi Formula 1, pembalap yang tidak kembali ke posisi yang benar sebelum melewati SC1 seharusnya memulai balapan dari jalur pit. Namun kasus ini memiliki sejumlah faktor yang membuat steward mengambil pendekatan berbeda.

Hujan GP Kanada 2026 Bikin Tim F1 Masuk Wilayah Tak Dikenal
Baca JugaHujan GP Kanada 2026 Bikin Tim F1 Masuk Wilayah Tak Dikenal

Dalam investigasinya, FIA menemukan bahwa Hulkenberg memang terlambat memulai putaran formasi ketiga, sementara Lawson justru bergerak lebih cepat dari yang diperkirakan. Steward menyimpulkan bahwa pembalap Selandia Baru tersebut seharusnya menunggu lebih lama sebelum mulai bergerak sehingga urutan mobil tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, kedua pembalap berhasil kembali ke posisi start yang benar sebelum lampu start padam. Tidak ada keterlambatan prosedur, tidak ada perubahan susunan grid, dan tidak ada dampak langsung terhadap jalannya perlombaan. Faktor-faktor tersebut menjadi pertimbangan utama dalam keputusan akhir FIA.

Dalam dokumen resmi, steward menjelaskan bahwa insiden ini tergolong tidak biasa karena melibatkan kombinasi dua faktor berbeda yang terjadi secara bersamaan. Hulkenberg mengklaim tidak dapat menyalip Lawson dengan aman untuk kembali ke posisi yang benar selama putaran formasi berlangsung, sementara Lawson dianggap bereaksi terlalu cepat terhadap situasi di depannya.

Secara teknis, regulasi mengharuskan Hulkenberg menerima hukuman stop-and-go karena belum kembali ke posisi yang benar saat melewati SC1. Namun steward menilai penerapan hukuman tersebut akan terlalu berat mengingat dampak pelanggaran yang sangat kecil terhadap kompetisi.

ADVERTISEMENT

"Kedua mobil memulai balapan dari posisi yang benar. Regulasi memang mengatur hukuman stop-and-go wajib apabila pembalap tidak kembali ke posisi yang benar sebelum SC1. Namun dalam situasi ini, steward menilai hukuman tersebut terlalu keras dan tidak proporsional terhadap pelanggaran yang memiliki dampak sangat kecil terhadap jalannya kompetisi," bunyi sebagian keputusan resmi FIA.

Akibatnya, Lawson menerima teguran resmi tanpa sanksi tambahan. Hulkenberg juga mendapat teguran, tetapi ditambah stop-and-go penalty yang ditangguhkan hingga akhir musim. Hukuman tersebut hanya akan diaktifkan apabila pembalap Audi itu mengulangi pelanggaran serupa dalam sisa musim 2026.

Keputusan ini sekaligus menunjukkan fleksibilitas yang dimiliki steward FIA dalam menangani insiden-insiden unik yang tidak sepenuhnya sesuai dengan skenario yang diperkirakan dalam regulasi. Meski tidak memengaruhi hasil Grand Prix Kanada, kasus Lawson dan Hulkenberg menjadi salah satu keputusan teknis paling menarik sepanjang akhir pekan di Montreal.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU