Keputusan tim Mercedes untuk meminta George Russell memberi jalan kepada Kimi Antonelli di Grand Prix Belanda masih menuai perdebatan. Namun, bos tim Toto Wolff dengan tegas menyebutnya sebagai hal yang 'sepenuhnya normal'.
Momen krusial terjadi di akhir balapan di Zandvoort. Antonelli, yang memimpin di posisi kedua, masuk pit saat Virtual Safety Car (VSC) menyusul mobil Esteban Ocon yang mogok. Hasilnya, Russell yang berada di belakangnya justru melesat ke posisi kedua, sementara Antonelli turun ke posisi ketiga.
Urutan finis seperti itu akan memangkas jarak poin Russell terhadap Antonelli menjadi 53 poin. Namun, Russell mematuhi instruksi tim untuk mengembalikan posisi kedua kepada Antonelli. Ia pun mampu bertahan dari tekanan Lewis Hamilton yang tampil agresif untuk mengamankan posisi ketiga.

Hasil ini menjadi swing enam poin yang menguntungkan Antonelli. Jarak keduanya kembali melebar menjadi 59 poin, persis seperti sebelum akhir pekan balapan. Padahal, Russell sempat memperkecil selisih tiga poin lewat hasil Sprint.
Russell kini naik ke posisi kedua klasemen, sejajar dengan Hamilton, namun unggul karena memiliki dua kemenangan berbanding satu. Wolff menjelaskan, jika situasi terbalik, Russell pun akan mendapatkan perlakuan yang sama.
"Tentu saja, team orders selalu terasa berat," ujar Wolff kepada media, termasuk RacingNews365. "Dari sudut pandang seorang pembalap, Anda tidak bisa berharap punya singa di dalam mobil dan kemudian berjalan mulus pada saat bersamaan. Tapi itulah yang selalu kami diskusikan."
"Ini sesuatu yang selalu kami sepakati dalam pertemuan strategi Minggu pagi: Kami tidak akan membuang waktu dengan saling bertarung jika ada rival yang mengancam di belakang. Kita sudah melihatnya dengan Ferrari di awal tahun, saya pikir di Shanghai. Anda kehilangan banyak waktu balapan, kami berisiko kehilangan lebih banyak poin, dan itulah mengapa kami berusaha proaktif dan menghindari kehilangan poin," jelas Wolff.
Wolff menambahkan bahwa keputusan itu memang sulit karena Antonelli berada di posisi kedua yang jelas di depan Russell, dan itu adalah urutan yang mereka pulihkan setelah pit stop. "Jadi, ini sepenuhnya normal, dan kami juga akan melakukannya sebaliknya," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!