Manajemen VR46 akhirnya angkat bicara merespons berbagai spekulasi liar dan teori konspirasi yang berseliweran di media sosial terkait performa motor Fabio Di Giannantonio. Isu miring ini mencuat setelah sang pembalap sempat mengeluhkan defisit kecepatan tertinggi yang cukup signifikan di lintasan lurus pada beberapa seri balapan sebelumnya.
Situasi tersebut sempat memicu kemarahan sebagian suporter garis keras yang melontarkan tuduhan tidak berdasar. Sejumlah pihak bahkan menuding bintang Marc Marquez sengaja diistimewakan oleh pabrikan Borgo Panigale, hingga muncul rumor liar bahwa ada kesengajaan teknis untuk meredক্ষম laju motor Di Giannantonio di garasi tim.
Namun, pimpinan tim Pablo Nieto secara tegas menepis mentah-mentah segala tudingan miring tersebut. Menurutnya, kendala teknis yang sempat dialami anak asuhnya murni merupakan masalah teknis biasa dalam dunia balap motor purwarupa dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan unsur kesengajaan maupun sabotase pihak manapun.

"Kami bekerja sama sangat erat dengan pihak pabrikan, karena selisih sepuluh kilometer per jam adalah angka yang masif di kelas premier MotoGP," ungkap Nieto menjelaskan situasi pelik yang sempat mendera garasi timnya beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, pihak garasi menegaskan bahwa seluruh spesifikasi perangkat mesin yang didistribusikan kepada para pembalap berada dalam standar setara. Penyelidikan mendalam yang dilakukan bersama para insinyur justru mengindikasikan bahwa variasi kecil pada pengaturan aerodinamika serta gaya balap individu bisa menjadi faktor yang memengaruhi catatan kecepatan puncak di atas aspal.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!