SPONSORED

Verstappen Sindir Sirkuit Madring Usai Tahan Norris di F1 Spanyol

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Verstappen Sindir Sirkuit Madring Usai Tahan Norris di F1 Spanyol
TO NEWS OVERVIEW
Verstappen Sindir Sirkuit Madring Usai Tahan Norris di F1 Spanyol

Max Verstappen tidak pernah kehilangan kata-kata. Setelah finis kedua di Grand Prix Spanyol di sirkuit baru Madring, pembalap Red Bull itu melontarkan sindiran pedas yang langsung menjadi sorotan paddock. Bukan tentang performa mobilnya, melainkan tentang betapa mudahnya ia menahan Lando Norris di belakangnya. “Cukup letakkan mobil di tengah lintasan. Di sini sepertinya itu bekerja dengan baik,” ujarnya sambil tersenyum lebar. Kalimat itu bukan pujian, melainkan kritik terselubung terhadap layout sirkuit yang minim titik overtaking.

Sejak sesi latihan bebas, Verstappen memang sudah menunjukkan ketidaksukaannya pada Madring. Sirkuit jalanan yang dibangun di kawasan Valdebebas, dekat IFEMA, ini secara teknis mungkin menarik, tetapi banyak yang menilai ia kehilangan karakter dan nyaris tanpa peluang untuk menyalip. Alhasil, selain lap pertama dan masuknya Virtual Safety Car yang merugikan Norris, balapan berjalan monoton seperti kereta.

Verstappen sendiri diuntungkan oleh kondisi tersebut. Meski mobilnya tidak secepat McLaren, ia mampu mempertahankan posisi kedua hingga finis, menggagalkan upaya Norris untuk naik podium. Kekecewaan Norris terlihat jelas, tetapi ia tetap profesional dalam wawancara usai balapan. Sementara itu, Verstappen justru asyik menikmati momen dengan guyonan yang menyindir sirkuit.

Lawson 'Pretty Happy' with Best Red Bull Finish in Spain
Read AlsoLawson 'Pretty Happy' with Best Red Bull Finish in Spain

Kritik terhadap Madring bukan hanya datang dari Verstappen. Banyak pengamat dan penggemar mempertanyakan keputusan F1 menambah sirkuit jalanan baru yang dianggap tidak mendukung aksi salip-menyalip. Beberapa bahkan membandingkannya dengan sirkuit gagal seperti Dallas atau Detroit. “Campuran Jeddah, Monako, dan Singapura, tapi mengambil semua keburukannya. Sirkuit roller coaster, nol peluang menyalip. Dan ini baru!” tulis seorang netizen.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Verstappen juga mendapat kritik balik. Sebagian fans menilai ia terlalu banyak mengeluh mengingat ia sudah bertahun-tahun menikmati mobil kompetitif. “Tahun sabatikal seperti Prost?” sindir seorang komentator. Namun, apa pun reaksinya, pernyataan Verstappen menyoroti masalah nyata: Formula 1 musim ini menjanjikan banyak overtaking dengan regulasi baru, tetapi di Madrid justru sebaliknya.

Pertanyaannya sekarang, apakah FIA dan F1 akan mengevaluasi layout Madring untuk masa depan? Ataukah ini akan menjadi preseden buruk bagi sirkuit jalanan lainnya? Yang jelas, Verstappen sudah memberikan komentar pedas yang akan dikenang lama. Dan bagi Norris, kekalahan ini mungkin terasa lebih menyakitkan karena bukan karena kecepatan, tapi karena sempitnya ruang untuk menyerang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU