Max Verstappen mendesak Red Bull untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait performa buruk mobil RB21 selama sesi latihan bebas (FP) Grand Prix Hungaria. Analisis mendalam SPORTRIK menyoroti keluhan Verstappen tentang kurangnya grip dan keseimbangan mobil, yang membuatnya hanya finis di posisi kesembilan dan ke-14 pada FP1 dan FP2.
Performa Buruk di Hungaroring
Verstappen menyebut hari Jumat sebagai “hari yang sangat sulit” di Hungaroring. Juara dunia empat kali ini kesulitan dengan grip rendah dan keseimbangan mobil yang buruk. “Sulit untuk menentukan masalah utama karena tidak ada yang benar-benar berfungsi,” ujarnya. Oleh karena itu, performa Red Bull di FP1 dan FP2 jauh dari harapan. Selain itu, ia kalah cepat dari rekan setimnya, Yuki Tsunoda, yang finis kesembilan di FP2, sebuah hal yang jarang terjadi. Dengan demikian, Verstappen menekankan perlunya investigasi mendalam.
Insiden Kain dan Peringatan FIA
Selama FP2, Verstappen terlibat dalam insiden aneh dengan melempar kain kecil dari kokpitnya di Tikungan 3. Ia beralasan bahwa tindakan ini untuk mencegah bahaya jika kain tersangkut di pedal. Meskipun demikian, FIA menyelidiki Red Bull atas dugaan mengeluarkan mobil dalam kondisi tidak aman. Namun, steward hanya memberikan peringatan setelah mempertimbangkan bahwa kain tersebut tidak terlalu berbahaya. Oleh karena itu, tim lolos dari hukuman berat. Dengan demikian, fokus Verstappen tetap pada perbaikan performa.

Tuntutan Investigasi Malam Hari
Verstappen mendesak Red Bull untuk melakukan investigasi semalam, sebuah kebiasaan tim untuk mengatasi masalah performa di hari Jumat. “Kami harus menyelidiki ini malam ini karena sejauh ini bukan akhir pekan kami,” katanya. Meskipun Red Bull sering kali mampu memperbaiki performa dari Jumat ke Sabtu, tantangan di Hungaroring tampak signifikan. Selain itu, dominasi McLaren dengan Lando Norris di puncak FP2 menambah tekanan.
SPORTRIK memprediksi Red Bull akan bekerja keras untuk memperbaiki setelan mobil sebelum kualifikasi. Oleh karena itu, investigasi malam ini akan krusial untuk menentukan posisi Verstappen di grid. Dengan demikian, penyesuaian strategi dan keseimbangan mobil menjadi kunci. Selain itu, performa Tsunoda
menunjukkan potensi RB21 jika masalah dapat diatasi. Untuk pembaruan Formula 1, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
George Russell
Mercedes
|
51 |
|
2
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
47 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
34 |
|
4
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
33 |
|
5
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
15 |
|
7
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
9 |
|
8
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
8 |
|
9
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
8 |
|
10
|
|
Arvid Lindblad
Racing Bulls
|
4 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Read Also
Rain threat for the 2026 Japanese GP has eased, reducing the risk of F1 drivers running new cars in wet conditions at Suzuka.
Toto Wolff reveals Mercedes faced multiple near-disasters despite dominant start to F1 2026 with George Russell and Kimi Antonelli.
Kimi Antonelli faces doubts over a ruthless F1 2026 title fight against George Russell at Mercedes, according to James Hinchcliffe analysis.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!