Max Verstappen mendapat dorongan besar dalam persaingan Nurburgring 24 Hours setelah penyelenggara resmi melakukan perubahan Balance of Performance (BoP) menjelang balapan utama. Penyesuaian terbaru tersebut dinilai memberi keuntungan strategis bagi paket Mercedes-AMG yang digunakan tim Verstappen.
Tim Verstappen akan memulai balapan dari posisi keempat di grid setelah sesi Top Qualifying, dengan dua mobil Lamborghini bernomor #84 dan #130 mengunci baris terdepan. Namun hasil tersebut langsung diikuti revisi BoP yang mengubah keseimbangan performa beberapa pabrikan utama di kelas SP9.
Dalam balap endurance GT3, sistem BoP digunakan untuk menyamakan performa antar mobil melalui kombinasi penambahan bobot minimum, pembatasan tenaga mesin, dan penyesuaian aerodinamika. Mobil yang dianggap terlalu kompetitif biasanya akan menerima penalti performa agar persaingan tetap seimbang.

Pada revisi terbaru, Lamborghini dan Porsche masing-masing mendapat tambahan bobot lima kilogram. Sementara itu, BMW menerima penalti lebih besar berupa tambahan 10 kilogram, menjadikannya salah satu pabrikan yang paling terdampak sebelum balapan dimulai.
BMW sendiri datang sebagai juara bertahan Nurburgring 24 Hours bersama salah satu pembalap andalannya, Kelvin van der Linde. Tambahan bobot tersebut diperkirakan akan memengaruhi efisiensi pengereman dan degradasi ban, terutama pada stint panjang di Nordschleife yang sangat menuntut stabilitas mekanis.
Dari sisi tenaga mesin, Lamborghini juga terkena pengurangan performa paling signifikan setelah ukuran engine restrictor diperkecil setengah milimeter. Pengurangan tersebut secara langsung membatasi output tenaga dan akselerasi mobil GT3 Italia itu di sektor panjang Nurburgring.
Ford juga terkena penyesuaian melalui sistem twin restrictor, dengan restrictor kedua dikurangi satu milimeter. Namun dibanding Lamborghini dan BMW, dampak perubahan terhadap Mercedes-AMG dinilai jauh lebih kecil karena tidak ada revisi tambahan untuk paket mereka.
Meski Mercedes-AMG GT3 tetap menjadi salah satu mobil terberat di kelas SP9 dengan bobot minimum 1.355 kilogram, penalti tambahan untuk BMW dan Lamborghini membuat gap performa menjadi lebih seimbang. BMW kini naik menjadi 1.350 kilogram, sementara Lamborghini berada di angka 1.335 kilogram.
Dari perspektif teknis, perubahan tersebut berpotensi menguntungkan Mercedes-AMG dalam simulasi race distance panjang, terutama dalam konsistensi degradasi ban dan stabilitas handling pada kondisi malam hari. Faktor reliabilitas dan efisiensi konsumsi ban menjadi sangat krusial di Nurburgring 24 Hours karena karakter Nordschleife yang ekstrem dan tidak memaafkan kesalahan kecil.
Dengan perubahan BoP terbaru ini, peluang Verstappen untuk bersaing memperebutkan kemenangan kini dipandang semakin terbuka. Kehadiran juara dunia Formula 1 itu juga menjadi salah satu sorotan terbesar dalam event endurance paling bergengsi di Jerman tersebut.
Apakah kemenangan Nurburgring 24H lebih impresif dari gelar F1 Verstappen?
Total Partisipan
2 Suara



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!