SPONSORED

Vasseur Tegas: Ferrari Butuh Kesempurnaan untuk Menang

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Vasseur Tegas: Ferrari Butuh Kesempurnaan untuk Menang
TO NEWS OVERVIEW
Vasseur Tegas: Ferrari Butuh Kesempurnaan untuk Menang

Frederic Vasseur kembali menegaskan bahwa potensi Ferrari sebenarnya cukup untuk bersaing di papan atas, tetapi eksekusi di lapangan masih menjadi momok terbesar. Pesan itu disampaikan menyusul akhir pekan yang mengecewakan di Zandvoort, di mana tim asal Maranello itu lagi-lagi gagal mengonversi performa menjanjikan menjadi hasil nyata.

Rasa Penyesalan di Belanda

Grand Prix Belanda menjadi pengulangan persis dari apa yang dialami Ferrari di Hungaroring. SF-26 memulai akhir pekan dengan status penantang kemenangan, tetapi harus pulang tanpa podium. Kesalahan strategi di dinding pit dan pit stop yang lambat membuat Lewis Hamilton dan Charles Leclerc kehilangan peluang berharga.

Vasseur tidak mempersoalkan kecepatan mobil. Menurutnya, ritme balapan sebenarnya sebanding dengan Kimi Antonelli dan Lando Norris, jika saja kedua pembalapnya tidak terjebak di belakang Oscar Piastri dan kemudian George Russell. Masalahnya, kata dia, terletak pada eksekusi—mulai dari pit stop, manajemen ban, hingga pengambilan keputusan di momen krusial.

FIA explains safety car formation lap after F1 driver criticism at Dutch GP
Read AlsoFIA explains safety car formation lap after F1 driver criticism at Dutch GP

“Sejauh musim ini, terkadang kami tidak menyangka bisa meraih hasil bagus, di lain waktu kami pikir bisa lebih baik tapi justru kesulitan,” ujar Vasseur setelah GP Belanda. “Saya yakin masalahnya lebih banyak di eksekusi daripada potensi murni.”

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, “Eksekusi hari ini tidak bagus. Start kedua tidak secepat start pertama meski memakai ban lunak, dan kami juga melakukan pit stop yang buruk. Pelajaran terbaik akhir pekan ini adalah jika Anda ingin menang dan berada di depan, Anda harus melakukan pekerjaan dengan sempurna. Berlaku untuk kami, juga untuk yang lain. Ada kemungkinan turun dari P1 ke P6 hanya karena eksekusi yang baik atau buruk.”

Pesan Vasseur cukup jelas: sebelum mengejar performa absolut—yang sebenarnya sudah datang lewat lantai baru dan akan semakin kuat dengan upgrade mesin ADUO-2 di Monza—Ferrari harus lebih dulu mengoptimalkan paket yang ada. Instruksi itu mungkin sudah hafal di luar kepala oleh para kru di Maranello, tetapi menerapkannya di trek ternyata jauh lebih sulit.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU