SPONSORED

Vasseur Menyesal Gagal di Monza, tapi Bangga pada Antonelli

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Vasseur Menyesal Gagal di Monza, tapi Bangga pada Antonelli
TO NEWS OVERVIEW
Vasseur Menyesal Gagal di Monza, tapi Bangga pada Antonelli

Momen pahit manis menyelimuti garasi merah Ferrari di akhir pekan GP Italia. Di satu sisi, Scuderia harus menelan pil pahit usai tampil jauh dari harapan di depan puluhan ribu Tifosi yang memadati sirkuit Monza. Namun di sisi lain, kemenangan gemilang Andrea Kimi Antonelli berhasil membangkitkan atmosfer tribun dan memberi alasan untuk tersenyum.

Frederic Vasseur, team principal Ferrari, tidak menutupi kekecewaannya. Ia mengakui bahwa hasil buruk di kandang sendiri adalah pukulan telak, terutama setelah melihat antusiasme luar biasa dari para penggemar setia sejak hari pertama. Meski demikian, pria asal Prancis itu dengan cepat mengalihkan pandangan ke tantangan berikutnya: putaran perdana di sirkuit jalan raya Madrid.

Vasseur: Kami Berutang pada Tifosi

“Tentu saja kami kecewa karena tidak bisa memberikan hasil yang mereka inginkan, setelah energi dan dukungan luar biasa yang mereka tunjukkan sepanjang akhir pekan,” ujar Vasseur. Pernyataan ini menegaskan bahwa pihaknya sangat memahami besarnya harapan yang mengiringi tim di GP Italia. Namun, ia juga menekankan sisi positif dari akhir pekan tersebut.

Red Bull’s ‘Best with ICE’ Campaign Turns Engine Glory into Marketing Gold
Read AlsoRed Bull’s ‘Best with ICE’ Campaign Turns Engine Glory into Marketing Gold

“Saya sangat senang untuk Kimi (Antonelli). Ini adalah momen yang sangat penting baginya dan dia pantas mendapatkannya,” tambah Vasseur. Sikap sportif bos Ferrari ini menunjukkan bahwa rivalitas di atas lintasan tidak menghalangi apresiasi terhadap talenta muda. Fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada seri berikutnya.

ADVERTISEMENT

Target Segera di Madrid

“Sekarang kami segera mengalihkan perhatian kami ke akhir pekan depan dan sirkuit baru di Madrid,” tegas Vasseur. Sirkuit jalan raya yang belum pernah dipakai untuk balapan F1 ini akan menjadi ujian baru bagi semua tim, termasuk Ferrari. Peluang untuk bangkit terbuka lebar, dan Scuderia bertekad memanfaatkannya demi menebus kekecewaan di hadapan publik sendiri.

Kegagalan di Monza tentu menyisakan pekerjaan rumah besar bagi para insinyur di Maranello. Performa yang tidak kompetitif sepanjang akhir pekan menjadi alarm bahwa paket mobil SF-XX masih belum mampu bersaing secara konsisten di puncak. Namun, dengan kalender yang masih panjang dan sirkuit baru yang menuntut adaptasi cepat, peluang untuk memperbaiki diri selalu ada.

Antonelli sendiri, yang kini membela Mercedes, justru tampil sebagai bintang di Monza. Kemenangan perdananya di F1 terjadi di sirkuit legendaris Italia, sebuah pencapaian yang akan dikenang lama. Bagi Ferrari, ini menjadi pengingat bahwa mereka harus bekerja lebih keras lagi untuk mengembalikan kejayaan di hadapan Tifosi yang haus akan kemenangan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU