SPONSORED

Toto Wolff Ungkap Kisah Penyelamatan Karier Esteban Ocon oleh Fred Vasseur

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0 Google Add us as preferred source
Toto Wolff Ungkap Kisah Penyelamatan Karier Esteban Ocon oleh Fred Vasseur
TO NEWS OVERVIEW
Esteban Ocon is out in the cold

Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, baru-baru ini membuka suara mengenai masa lalu di balik layar yang melibatkan Esteban Ocon dan bos Scuderia Ferrari, Fred Vasseur. Di tengah gejolak pemecatan mengejutkan sang pembalap asal Prancis dari skuad Haas pada akhir pekan balap Formula 1 GP Meksiko, terungkap bahwa petinggi papan atas paddock pernah menggelontorkan dana pribadi demi menyelamatkan karier sang pembalap pada masa-masa krusial.

Perjalanan karier Ocon di ajang balap jet darat memang tidak pernah berjalan mulus tanpa hambatan finansial. Menjelang rangkaian seri balap Sao Paulo Grand Prix di Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos, tim Haas secara mengejutkan mengumumkan bahwa Ocon tidak akan kembali membalap untuk sisa musim 2026 ini. Kursi kemudinya langsung diserahkan kepada pembalap cadangan Ryo Hirakawa serta calon pebalap musim depan yang juga pemimpin klasemen F2, Rafa Camara. Keputusan drastis ini memicu spekulasi luas di kalangan paddock mengenai dinamika internal tim.

Mengulas kembali perjalanan panjang tersebut, Wolff menjelaskan bagaimana Mercedes dan Vasseur memegang peran fundamental dalam mengamankan kursi F1 pertama bagi Ocon bersama tim Manor pada musim 2016 silam. Koneksi tersebut berakar dari kesuksesan Ocon menjuarai ajang GP3 bersama tim ART Grand Prix yang kala itu dipimpin langsung oleh Vasseur. Ketika kesempatan promosi tampak tertutup dan kendala anggaran menghadang, kolaborasi finansial darurat terpaksa dilakukan oleh para petinggi tim besar tersebut.

Lando Norris Claims Wet Weather Pole Position at Interlagos
Read AlsoLando Norris Claims Wet Weather Pole Position at Interlagos

"Mercedes mengambil alih manajemen Esteban sebenarnya berkat peran Gwen Lagrue," ujar Wolff mengenang awal mula keterlibatan mereka. Lagrue merupakan kepala akademi pembalap Mercedes yang juga membimbing perjalanan karier awal George Russell sebelum ia memutuskan pindah ke Red Bull untuk musim 2027. Wolff menambahkan bahwa ketika kursi kosong secara mendadak muncul di tim Manor selepas seri Spa, kebutuhan dana sebesar dua juta dolar menjadi batu sandungan besar bagi masa depan sang pembalap muda.

ADVERTISEMENT

"Kami mengatakan bahwa kami bisa menyediakan satu juta dolar untuk kursi itu, namun kami masih kekurangan satu juta dolar lagi. Fred kemudian menaruh uangnya secara pribadi demi memberikan kesempatan bagi Esteban," ungkap Wolff menjelaskan pengorbanan besar bos Ferrari tersebut. Sepanjang tahun-tahun berikutnya, Ocon terus berpindah haluan dari Force India, Racing Point, Renault, Alpine, hingga akhirnya berlabuh ke Haas pada awal tahun 2026 ini sebelum insiden pemutusan kontrak terjadi.

Mengenai alasan mendasar di balik perpisahan pahit antara Ocon dan Haas, Wolff menilai bahwa situasi tersebut tidak dapat dihindarkan akibat benturan pandangan internal. Kepala Tim Haas, Ayao Komatsu, berada dalam posisi harus melindungi kepentingan organisasi dari retorika tertentu, sementara Ocon merasa bahwa argumen pribadinya tidak menyalahi aturan. Dinamika pelik ini akhirnya memaksa manajemen tim mengambil tindakan tegas di paruh akhir kalender kejuaraan dunia Formula 1 musim ini.

Toto Wolff dan Esteban Ocon di Paddock F1

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU