SPONSORED

Tony Quinn Yakin Ipswich Tetap di Kalender Supercars 2027

Notifikasi
0
Tony Quinn Yakin Ipswich Tetap di Kalender Supercars 2027
TO NEWS OVERVIEW
Tony Quinn. Image: Richard Gresham

Pemilik Queensland Raceway, Tony Quinn, angkat bicara soal masa depan sirkuit yang akrab disapa "paperclip" ini di kalender Supercars. Kehadiran Ipswich di musim depan memang masih digantung statusnya, apalagi setelah muncul kabar bahwa Phillip Island bakal mengambil alih slot balapan tersebut.

Rumor itu berembus setelah MotoGP hengkang dari Phillip Island, sehingga venue pesisir Victoria itu disebut-sebut akan dipinang Supercars untuk menggantikan Ipswich. Ditambah lagi, jumlah seri musim depan masih abu-abu—bisa cuma 12 atau sampai 15 balapan—tergantung negosiasi Teams Racing Charter.

Menanggapi spekulasi itu, Quinn tak bisa menyembunyikan keheranannya. "Saya sudah dengar dari 100 orang kalau balapan bakal pindah ke Phillip Island, tapi tidak ada satu pun dari Supercars yang memberi kabar resmi," ujarnya kepada Speedcafe. "Kalau benar, itu cermin hubungan yang buruk. Padahal kami tidak punya hubungan buruk. Itu yang bikin saya kecewa."

Tony Quinn Confident Ipswich Stays on 2027 Supercars Calendar
Read AlsoTony Quinn Confident Ipswich Stays on 2027 Supercars Calendar

Quinn menegaskan, ia masih berharap Ipswich tetap masuk kalender 2027. "Saya berharap begitu. Saya tidak tahu kenapa mereka harus meninggalkan kami," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu ganjalan utama adalah minimnya dukungan dari pemerintah Queensland. Namun Quinn menilai itu bukan alasan untuk mencoret Ipswich. "Pemerintah Queensland sibuk dengan Olimpiade 2032 dan sudah membiayai Townsville serta Gold Coast. Tapi ingat, Ipswich adalah jantung Supercars. Kalau Anda punya bisnis, Anda rawat daerah basis Anda," tegasnya.

Sejak membeli sirkuit ini pada 2021, Quinn mengaku sudah menginvestasikan banyak dana pribadi untuk merombak total fasilitas. "Ini bukan uang pemerintah. Ini uang pribadi saya, sudah saya pajaki, terserah mau disebut apa. Tidak ada yang bisa menyangkal tempat ini sudah berubah sepuluh kali lipat lebih baik," katanya.

Ia pun menepis anggapan bahwa QR membosankan. "Balapnya sudah bicara sendiri. Kami sudah selesai mendengar julukan 'paperclip' dan segala kritik itu," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Kini, pertanyaan besarnya: apakah Supercars berani mengambil risiko kehilangan salah satu venue paling ikonik di kalendernya? Atau justru Phillip Island yang jadi pilihan demi masa depan jangka panjang? Waktu yang akan menjawab.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU