SPONSORED

Supercars: Tim Ford Gugat Perubahan Paritas Camaro

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Supercars: Tim Ford Gugat Perubahan Paritas Camaro
TO NEWS OVERVIEW
Chevrolet, Toyota and Ford battle it out. Image: InSyde Media

Dua tim terkuat Ford, Grove Racing dan Triple Eight Race Engineering, resmi mengirim surat keberatan kepada Supercars menyusul keputusan penambahan undertray tunnel sebesar 70mm pada Camaro. Perubahan ini diumumkan Supercars pada Selasa lalu, tepat setelah proses tinjauan paritas yang dipicu di Ipswich. Bagi kedua tim, langkah tersebut bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan pelanggaran terhadap kesepakatan fundamental yang mengikat seluruh peserta: Teams Racing Charter (TRC).

Surat yang ditandatangani oleh Stephen Grove dan Jamie Whincup itu meminta pertemuan darurat dengan pihak Supercars, yang dijadwalkan berlangsung Jumat. “Kami secara formal meminta pertemuan karena kami menilai mereka bertindak tidak konsisten dengan TRC,” ujar CEO Grove, Brenton Grove, kepada Speedcafe. “Kami ingin klarifikasi mengapa dan bagaimana mereka bisa melakukan hal ini, padahal dokumen fundamental yang harus kami patuhi menyatakan mereka tidak boleh melakukannya.”

Paritas yang Dipertanyakan

Perubahan undertray tunnel pada Camaro diklaim telah membawa mobil tersebut keluar dari ‘kotak paritas’ downforce dan drag yang telah disepakati. Kotak itu menjadi acuan agar ketiga model—Camaro, Mustang, dan ZB Commodore—berada dalam rentang performa yang setara. Grove dan Triple Eight meyakini Supercars telah melanggar mandat paritas teknisnya sendiri, dan lebih memilih solusi ‘sporting’ untuk memperbaiki hasil Chevrolet di bawah tekanan politik General Motors.

Ford Teams Challenge Supercars Over Camaro Parity Change
Read AlsoFord Teams Challenge Supercars Over Camaro Parity Change

TRC dengan tegas menyatakan bahwa “kategori ini bukan tentang menyamakan kemampuan pembalap dan/atau tim yang berpartisipasi”, namun juga berkomitmen pada “lapangan bermain yang setara” dalam hal paritas teknis. “Sepertinya Supercars mendapat tekanan dari GM agar mereka kompetitif,” kata Grove. “Supercars seharusnya menolak tekanan dari manajemen GM Australia, dan mempertanyakan apa yang akan mereka lakukan untuk memastikan tim mereka tampil sesuai level yang seharusnya. Sampai itu terjadi, saya tidak melihat alasan mengapa kita harus beroperasi di luar aturan hanya untuk memberi mereka keuntungan.”

ADVERTISEMENT

Langkah Hukum Mengintai

Jika pertemuan Jumat nanti tidak menghasilkan penjelasan yang memuaskan, kedua tim diperkirakan akan mengajukan notice sengketa resmi sesuai TRC. Proses tersebut mensyaratkan 14 hari bagi para pihak untuk menyelesaikan perselisihan secara musyawarah. Namun, Grove tidak menutup kemungkinan langkah hukum jika proses itu gagal. “Kami berhak menempuh proses penyelesaian sengketa berdasarkan TRC, dan konsekuensi apa pun yang timbul bergantung pada hasilnya,” tegasnya.

Tenggat waktu tersebut membuat gugatan ini tidak akan memengaruhi gelaran AirTouch 500 di The Bend akhir pekan ini. Fokus utama tetap pada Bathurst 1000 yang akan datang. Meski demikian, ketegangan antara tim Ford dan Supercars menambah lapisan drama di paddock, tepat ketika musim memasuki fase krusial. Bagi para penggemar, pertanyaan besarnya sederhana: apakah ini sekadar protes formal, atau awal dari pertempuran hukum yang bisa mengguncang fondasi kejuaraan?

Yang jelas, keputusan Supercars untuk menambah undertray tunnel 70mm pada Camaro telah memicu reaksi keras dari kubu Ford. Kini bola ada di tangan penyelenggara: menjelaskan duduk perkara, atau bersiap menghadapi sengketa yang bisa berujung ke meja hijau. Di paddock, aura ketidakpastian menyelimuti langit The Bend, dan semua mata tertuju pada pertemuan Jumat nanti.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU