Kalle Rovanpera kembali ke kokpit mobil Rally1 untuk pertama kalinya dalam hampir setahun. Pebalap Finlandia berusia 25 tahun itu mengendarai Toyota GR Yaris Rally1 dalam sesi promosi di Tennessee, Amerika Serikat, akhir pekan lalu. Momen ini memicu spekulasi tentang masa depannya di WRC setelah ia memutuskan hiatus dari kejuaraan dunia reli pada akhir musim lalu.
Rovanpera mengaku senang bisa kembali mengemudikan mobil balap reli kelas atas. "Ini pertama kalinya saya mengendarai mobil reli yang sesungguhnya sejak Arab Saudi," ujarnya kepada DirtFish. "Sangat menyenangkan. Anda tidak perlu mengemudikan mobil seperti ini terlalu lama untuk menyadari bahwa Anda merindukannya. Tadi juga menyenangkan mengendarai mobil Jonne [Halttunen] di Finlandia, tapi ini berbeda."
Meski begitu, juara dunia dua kali itu tetap bungkam soal kemungkinan comeback penuh. "Seperti yang kita bicarakan di Finlandia, tidak ada yang diputuskan untuk tahun depan," tegasnya. "Saya sedang berbicara dengan Toyota tentang apa yang mungkin, dan kita lihat saja. Untuk Amerika, ini tempat yang menyenangkan dan saya ingin berlibur sedikit. Kami menonton balapan NASCAR malam sebelumnya, itu sangat keren."

Keputusan Rovanpera meninggalkan WRC pada akhir musim lalu diambil untuk mengejar potensi karier di balap kursi tunggal. Namun, harapannya menjalani musim Super Formula pupus setelah ia mengalami masalah keseimbangan saat menghadapi g-force tinggi. Kegagalan itu memaksanya mencari jalur alternatif, termasuk kembali ke dunia reli yang membesarkan namanya.
Sejak meninggalkan WRC, Rovanpera lebih banyak terlihat di ajang drift. Ia sempat tampil di Dream Run, sebuah proyek video yang direkam di jalanan kota kelahirannya, Jyvaskyla, dengan Toyota Supra drift. "Ini benar-benar menyenangkan," kenangnya. "Tentu saja mengemudinya bagus, tapi juga menarik bisa menjadi bagian dari proyek film ini."
Kembalinya Rovanpera ke mobil Rally1 memunculkan pertanyaan besar: apakah ini awal dari comeback-nya ke WRC? Toyota jelas ingin mempertahankannya, tetapi keputusan akhir belum diambil. Jika ia kembali, dinamika kekuatan di WRC bisa berubah drastis, mengingat dominasinya bersama Toyota dalam dua musim terakhir sebelum hiatus.
Yang pasti, Rovanpera masih menyimpan hasrat untuk balapan. Sesi promosi di Tennessee mungkin hanya pemanasan, tetapi bagi para penggemar reli, ini adalah secercah harapan bahwa sang bintang akan segera kembali ke medan yang sebenarnya. Kita tunggu saja langkah selanjutnya dari pebalap muda berbakat ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!