SPONSORED

Rosberg: Mercedes Wajib Khawatir dengan Laju McLaren di Titel F1 2026

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Rosberg: Mercedes Wajib Khawatir dengan Laju McLaren di Titel F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Rosberg: Mercedes Wajib Khawatir dengan Laju McLaren di Titel F1 2026

Nico Rosberg memperingatkan bahwa Mercedes harus merasa was-was menghadapi laju perkembangan dan kecepatan mentah McLaren setelah Grand Prix Belanda. Mantan juara dunia Formula 1 2016 itu menilai tim asal Woking kini menjadi tolok ukur baru di grid, dan itu bisa menjadi mimpi buruk bagi pimpinan klasemen konstruktor.

Berbicara di Sky Sports F1, Rosberg menyoroti performa Lando Norris yang tampil luar biasa di Zandvoort. Meski memilih tidak masuk pit saat periode virtual safety car, Norris tetap mampu mempertahankan keunggulannya atas para rival. Yang membuat Rosberg terkesan adalah kecepatan Norris di atas ban keras, yang menurutnya jauh di atas George Russell dalam situasi serupa.

"Kecepatan Lando di ban keras itu, dia tujuh atau delapan persepuluh lebih cepat per lap dibanding George dalam situasi yang mirip. Lando benar-benar terbang di sana. Kecepatannya luar biasa," ujar Rosberg. "Mercedes sekarang pasti khawatir dengan kecepatan McLaren ini. Mereka tim yang harus dikalahkan sekarang, dan mereka juga mengembangkan mobilnya lebih cepat dari siapa pun. Ini bisa jadi akhir musim yang sangat sulit bagi Mercedes."

FIA explains safety car formation lap after F1 driver criticism at Dutch GP
Read AlsoFIA explains safety car formation lap after F1 driver criticism at Dutch GP

Kemenangan Norris di GP Belanda menjadi yang kedua musim ini, setelah sebelumnya menang di Hungaria sebelum libur musim panas. Dengan 159 poin, Norris kini menempati posisi keempat klasemen pembalap, terpaut 24 poin dari Lewis Hamilton di posisi ketiga dan 83 poin dari pemimpin klasemen, Kimi Antonelli.

ADVERTISEMENT

Kemenangan beruntun ini memicu spekulasi tentang peluang Norris mengejar gelar juara dunia. Namun, pembalap 26 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak mau berpikir terlalu jauh ke depan. "Kedengarannya membosankan, tapi satu balapan pada satu waktu," katanya. "Saya tahu banyak orang mengatakannya sekarang, tapi itulah kenyataannya. Tidak ada gunanya berpikir terlalu jauh. Saya perlu fokus untuk menikmati liburan singkat sebelum Monza."

Dengan jeda singkat sebelum putaran berikutnya di Monza, tekanan justru semakin besar di pundak Mercedes. Mereka harus menemukan cara membendung laju McLaren yang tampak semakin percaya diri. Jika tidak, gelar konstruktor yang sudah di depan mata bisa melayang di akhir musim.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU