SPONSORED

Rosberg: Mercedes Tak Pilih Kasih ke Antonelli di GP Italia

Notifikasi
0
Rosberg: Mercedes Tak Pilih Kasih ke Antonelli di GP Italia
TO NEWS OVERVIEW
Antonelli celebrates Mercedes' first 1-2 since the second race of the season in China

Juara dunia Formula 1 2016, Nico Rosberg, menepis anggapan bahwa Mercedes lebih menguntungkan Andrea Kimi Antonelli dibandingkan George Russell pada Grand Prix Italia. Menurutnya, tim asal Brackley itu telah memberikan perlakuan setara kepada kedua pembalapnya.

Russell sempat bersaing ketat dengan Antonelli yang sedang bangkit di sirkuit Monza. Namun, momen krusial terjadi ketika virtual safety car (VSC) muncul 25 lap sebelum balapan usai. Mercedes memutuskan untuk memanggil Antonelli masuk pit dan mengganti ban ke medium yang baru, sementara Russell yang memimpin tetap bertahan di trek dengan ban hard yang sudah aus.

Keputusan itu terbukti menjadi pembeda. Antonelli yang kembali ke trek di posisi enam mampu melesat dan menyalip Russell tiga lap sebelum finis, mengamankan kemenangan comeback yang dramatis di hadapan publik sendiri. Hasil ini membuat Russell tertinggal 66 poin dari Antonelli di klasemen pembalap dengan 10 seri tersisa.

Montoya: Ferrari bosses must intervene after Hamilton-Leclerc clash
Read AlsoMontoya: Ferrari bosses must intervene after Hamilton-Leclerc clash

Menanggapi tuduhan adanya favoritisme, Rosberg yang pernah menjadi rival berat Lewis Hamilton di Mercedes dengan tegas membantah. "Tidak, tidak, tidak. Kesempatan yang sama untuk keduanya. Memang seharusnya begitu, dan itulah kenyataannya. Mereka sedang memperebutkan gelar juara," ujarnya. "Secara internal, sudah sangat jelas. George memimpin balapan, dia mendapat strategi terbaik untuk mencapai finis secepat mungkin. Dia yang pertama memilih, tidak peduli di mana posisi Kimi."

ADVERTISEMENT

Rosberg menambahkan bahwa Mercedes kini harus memastikan bahwa keputusan untuk tidak memanggil Russell masuk pit adalah pilihan terbaik baginya. "George harus mendapat strategi terbaik. Seharusnya bertahan dengan ban hard itu adalah cara tercepat untuk mencapai finis, karena dia hanya punya ban medium bekas. Tapi sulit untuk tahu dari luar. Saya harap memang begitu," katanya.

Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan bahwa tim tidak punya pilihan lain dengan Russell. "George menggunakan ban hard dan kami harus melakukan satu kali pit stop, jadi tidak ada peluang," jelasnya kepada Sky Sports F1. Sementara itu, Russell sendiri enggan mempermasalahkan strategi tim. Ia mengaku sedikit kesal dengan waktu kemunculan VSC, tetapi tetap mengapresiasi performa Antonelli. "Saya memakai ban hard dan Kimi memakai ban medium, jadi jika salah satu dari kami harus pit, itu pasti Kimi. Yang membuat saya sedikit jengkel adalah timing VSC-nya, karena mungkin akan sulit bagi mereka yang bermedium untuk bersaing dengan siapa pun yang memakai ban hard. Tapi itu tidak mengurangi pencapaian Kimi sama sekali," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU