Red Bull kembali membuat kejutan di luar sirkuit. Menjelang Grand Prix Spanyol akhir pekan ini, tim asal Milton Keynes itu mengubah mobil peraih gelar juara dunia Formula 1 2012, RB8, menjadi kereta yang melaju di jalur Metro Madrid.
Ini bukan sekadar atraksi biasa. Dalam video berdurasi 10 menit yang diunggah di YouTube, Red Bull menunjukkan seluruh proses transformasi, mulai dari tahap desain, pemecahan masalah, hingga momen ketika mobil bertenaga V8 itu akhirnya meluncur di atas rel. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Red Bull Heritage Team dan kolektif kreatif asal Spanyol, Andtonic.
Yang menarik, pengendara dalam aksi gila ini bukan orang sembarangan. Patrick Friesacher, mantan pembalap Minardi dengan 11 start di F1, duduk di balik kemudi. Ia melintasi jaringan jalur yang ditutup khusus, melewati stasiun Estadio Metropolitano serta depo Sacedal dan Chamartin.

“Pengalaman yang luar biasa,” ujar Friesacher. “Saya sudah beruntung bisa merasakan banyak hal bersama tim Heritage, tetapi mengendarai mobil F1 di atas rel kereta benar-benar surreal. Sangat keren bisa menambahkan gelar masinis Metro ke dalam daftar pencapaian saya.”
Aksi ini mengingatkan pada gaya Top Gear, namun dengan sentuhan khas Red Bull yang sebelumnya pernah melakukan pit stop tanpa gravitasi, membawa Max Verstappen meluncur di lereng ski Austria, hingga David Coulthard yang melakukan donut di helipad setinggi 700 kaki di Dubai. Kini, mereka menambah satu lagi daftar pencapaian unik.
Momen ini juga menjadi pengingat bahwa F1 akan kembali ke Madrid akhir pekan ini untuk pertama kalinya sejak 1981. Saat itu, sirkuit Jarama menjadi tuan rumah putaran Spanyol untuk terakhir kalinya sebelum akhirnya pindah ke Jerez dan kemudian Barcelona.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!