SPONSORED

Rally Chile 2026: Jatah Ban Rally1 Ditambah Jadi 36

Notifikasi
0
Rally Chile 2026: Jatah Ban Rally1 Ditambah Jadi 36
TO NEWS OVERVIEW
Rally Chile 2026: Jatah Ban Rally1 Ditambah Jadi 36

FIA memberikan kelonggaran berarti bagi para kru Rally1 di Rally Chile pekan ini dengan menambah jatah ban menjadi 36 unit, naik dari batas standar 28 ban untuk reli gravel. Langkah ini merupakan respons cepat atas rentetan insiden pecah ban dan delaminasi yang menimpa ajang Rally del Paraguay bulan lalu, sekaligus menjadi bagian dari rencana besar untuk mendukung pemasok ban Hankook hingga akhir musim dan seterusnya.

Keputusan ini diambil dalam rapat akhir pekan lalu, dan ini bukan sekadar solusi jangka pendek. Emilia Abel, direktur olahraga jalanan FIA, menegaskan bahwa ini hanya salah satu bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperbaiki kerja sama dengan Hankook dan para pemangku kepentingan. "Kondisi di Paraguay tahun ini sangat menuntut, menyusul cuaca panas yang tidak biasa menjelang event," ujarnya kepada DirtFish. "Setelah setiap reli, FIA bersama Hankook menganalisis apa yang berjalan baik dan apa yang bisa diperbaiki."

Abel juga membeberkan bahwa rencana jangka menengah dan panjang sedang disusun untuk sisa musim dan persiapan menuju 2027. "Kami terus bekerja erat dengan Hankook, promoter, dan pabrikan. Salah satu area yang perlu ditingkatkan adalah perencanaan, terutama dengan melibatkan Hankook lebih awal dalam proses sehingga kami bisa mengidentifikasi potensi tantangan lebih cepat," tambahnya. Filosofinya sederhana: semakin cepat semua pihak duduk bersama, semakin siap mereka menghadapi kondisi yang berubah-ubah.

Rally Chile 2026: Rally1 Tire Allowance Raised to 36
Read AlsoRally Chile 2026: Rally1 Tire Allowance Raised to 36

Keputusan menambah jatah ban ini seperti angin segar bagi para kru yang masih trauma dengan kejadian di Paraguay. Saat itu, suhu panas yang tak terduga dan permukaan jalan yang kasar membuat ban Hankook Dynapro kewalahan. Steven Cho dari Hankook sebelumnya mengakui kesulitan membawa ban yang sama untuk reli gravel dengan karakter sangat berbeda, namun ia juga menegaskan kesiapan perusahaannya untuk memasok lebih banyak ban jika diperlukan. Kini, kesiapan itu benar-benar diuji di jalanan kerikil Chili.

ADVERTISEMENT

Menariknya, Chili bukanlah lokasi asing bagi drama ban. Tiga tahun lalu, reli yang sama menjadi mimpi buruk bagi Pirelli karena suhu ekstrem dan jalan kering. Namun, indikasi awal menunjukkan cuaca tahun ini akan lebih sejuk, memberikan sedikit ruang napas bagi semua pihak. Meski begitu, FIA tetap mengambil langkah antisipatif dengan jatah tambahan ini.

Dengan tambahan 8 ban ini, para kru Rally1 kini punya fleksibilitas lebih besar dalam mengatur strategi ban di setiap etap. Ini bukan hanya soal menghindari insiden, tapi juga soal performa: ban segar bisa dihemat untuk power stage atau justru dipakai agresif di awal reli. Keputusan FIA ini menunjukkan bahwa mereka serius menjaga keseimbangan antara tantangan teknis dan keadilan kompetisi.

Rally Chile sendiri akan menjadi ujian nyata apakah solusi jangka pendek ini cukup efektif. Jika berhasil, kita mungkin akan melihat pola serupa diterapkan di event-event mendatang. Namun jika tidak, diskusi panjang tentang masa depan ban di WRC akan semakin memanas.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU