MotoGP, Sportrik Media - Piero Taramasso dari Michelin menegaskan bahwa karakter Sirkuit Jerez akan memberikan tekanan konstan pada ban sepanjang MotoGP Spanyol 2026, menjadikannya salah satu tantangan teknis utama bagi tim dan pembalap.
Sirkuit yang terletak di Andalusia, Spanyol selatan ini memiliki panjang 4,423 kilometer dengan konfigurasi teknis yang terdiri dari 13 tikungan—lima ke kiri dan delapan ke kanan—serta dua lintasan lurus yang relatif pendek, dengan straight terpanjang sedikit di atas 600 meter. Kombinasi ini menciptakan lintasan yang mengalir namun menuntut stabilitas tinggi, terutama dalam fase transisi arah dan pengereman berulang.
Sebagai salah satu sirkuit paling bersejarah dalam kalender MotoGP sejak pertama kali menggelar balapan pada 1987, Jerez juga menjadi lokasi penting bagi pengujian teknis, baik privat maupun resmi. Pengetahuan mendalam terhadap karakter lintasan ini memungkinkan Michelin mengoptimalkan pemilihan kompon ban secara presisi berdasarkan data historis yang konsisten.


Untuk MotoGP Spanyol 2026, Michelin menghadirkan rangkaian Power Slick dengan dua opsi kompon simetris (Soft dan Medium) untuk ban depan, serta dua opsi kompon asimetris (Soft dan Medium) untuk ban belakang. Ban belakang dirancang dengan sisi kanan yang lebih keras guna mengatasi beban lateral yang lebih tinggi pada sisi tersebut.
“Kami dan tim sangat senang kembali ke Jerez untuk balapan Eropa pertama musim ini. Ini adalah event yang sangat representatif untuk melihat level sebenarnya dari setiap tim,” ujar Taramasso.
“Sirkuit ini sangat dikenal oleh tim, yang sering melakukan tes di sini dengan dukungan kami. Data yang kami kumpulkan setiap tahun memungkinkan kami menentukan pilihan ban yang sangat presisi sesuai kebutuhan.”
Taramasso menekankan bahwa meskipun Jerez tidak terlalu agresif dalam hal keausan ban dan memiliki kecepatan puncak yang relatif moderat, karakter lintasannya memberikan tekanan terus-menerus tanpa fase pemulihan yang jelas, baik untuk ban depan maupun belakang.
“Lintasan ini tidak terlalu menuntut dari sisi keausan, tetapi memberikan tekanan konstan pada ban tanpa fase istirahat yang nyata.”
“Berdasarkan pengalaman kami, kami mempertahankan pilihan kompon yang sama seperti 2025, namun menghilangkan opsi ban depan hard karena tidak digunakan pada edisi sebelumnya.”
Selain ban slick untuk kondisi kering, Michelin juga menyediakan rangkaian Power Rain untuk kondisi basah, dengan konfigurasi dua opsi kompon simetris (Soft dan Medium) di depan serta dua opsi asimetris (Soft dan Medium) di belakang, dengan sisi kanan tetap lebih keras untuk menjaga stabilitas.
Pendekatan ini mencerminkan strategi Michelin dalam menyeimbangkan performa dan daya tahan, khususnya pada sirkuit yang menuntut konsistensi tinggi dalam beban kerja ban. Dengan tekanan yang berlangsung sepanjang lap tanpa jeda signifikan, manajemen temperatur dan degradasi akan menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil balapan.
MotoGP Jerez 2026 diperkirakan akan menjadi indikator penting dalam mengevaluasi keseimbangan paket teknis tim, terutama dalam hal interaksi antara sasis, elektronik, dan karakter ban. Dengan kondisi lintasan yang unik, performa ban Michelin akan memainkan peran sentral dalam membentuk dinamika balapan serta strategi tim sepanjang akhir pekan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!